“Now boarding from Abu Dhabi to Frankfurt! Can’t wait to represent Indonesia on Musikmesse 2015!” Begitu bunyi cuitan dari akun Twitter Vidi Aldiano, pertengahan April lalu. Penyanyi yang satu ini rupanya jadi wakil Indonesia di ajang industri musik internasional Musikmesse 2015.
Sebagai informasi, Musikmesse adalah pergelaran tahunan tingkat dunia yang menjadi tempat bertemunya berbagai sektor industri musik, dari mulai media, sound system, produksi, alat musik, kursus musik, dan banyak lagi, yang berlangsung di Frankfurt, Jerman. Acara ini berlangsung 4 hari, dikunjungi sekitar 100 ribu pengunjung asal 146 negara, diikuti 2257 peserta ekshibisi.

Vidi dengan bangga memboyong Team V8 Sound ke pameran berskala internasional tersebut. Tim mereka menjadi satu-satunya manufaktur pro-audio asal Indonesia, bahkan Asia Tenggara, yang diperbolehkan dan dianggap berkualitas untuk mengikuti pameran. Perlu diketahui bahwa pada awal tahun 2014 lalu, V8 Sound telah berhasil membuka perusahaan yang berbasis di Cologne, Jerman, dengan nama V8 Sound GMBH.

Di Frankfurt, Vidi bersama dengan V8 Sound mempersembahkan ‘V8 Presidential Series’. “Ini dilakukan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70 nanti, dan juga memberikan penghormatan untuk ke-7 Presiden Indonesia,” ungkap Vidi, melalui akun Instagram-nya. Vidi sendiri senang dengan acara Musikmesse, sebab dari ajang itu ia mendapatkan informasi tentang berbagai produk musik baru, dan juga menjadi tempat baginya untuk bertemu dengan mereka yang berkecimpung di industri musik untuk saling bekerjasama.

Cerita punya cerita, ternyata Vidi memulai V8 Sound dari bisnis keluarga. Dimulai sejak tahun 1994, ayah Vidi yang bernama Harry Kiss mengawali bisnisnya dengan mendirikan sebuah event organizer Harry Kiss Production. Seiring dengan banyaknya tuntutan klien, pada tahun 1996 mereka pun mendirikan penyewaan sound system. Berlanjut 10 tahun kemudian, tahun 2006, berbekal pengalaman penyewaan sound system dan penelitian yang mendalam, akhirnya mereka mulai memproduksi sendiri barang-barang kebutuhan penyewaan audio mereka, seperti loudspeaker, amplifier, dan DSP, yang kemudian bisnis ini diberi nama V8 Sound.

Lambat laun bisnis Vidi semakin meningkat, dengan memiliki kru audio yang terlatih profesional. Klien yang mereka layani antara lain perusahaan, stasiun TV, acara kenegaraan, kampanye partai, dan berbagai acara lainnya. Mereka pun pernah mendapatkan penghargaan dari White House atas pekerjaan yang dianggap membantu komunikasi krisis bagi Presiden Obama selama di Bali. Well, keep up the good works, Vidi! (KA)