Indonesia ikut berpartisipasi merayakan Record Store Day atau yang lebih dikenal Hari Rilisan Fisik dengan menggelar Record Store Day Indonesia 2015 yang telah diselenggarakan pekan lalu, 18 dan 19 April 2015. Ternyata acara ini tidak hanya digelar secara akbar di Jakarta. Ada 16 daerah lain yang ikut merayakannya, di antaranya adalah Samarinda, Lampung, Semarang, Tegal, dan masih banyak lagi.

Record Store Day sendiri diadakan sebagai selebrasi dan apresiasi bagi industri rekaman musik yang hadir dalam bentuk rilisan fisik. Dikutip dari situs resmi www.recordstoreday.com, mereka mengukuhkan musisi Dave Grohl sebagai The Ambassador of Record Store Day 2015. “I believe that the power of the record store to inspire is still alive and well, and that their importance to our next generation of musicians is crucial,” ujar Dave Grohl.

Di Jakarta, acara Record Store Day 2015 digelar dalam rangkaian acara Go Ahead People. Mengambil lokasi di Bara Futsal Building yang terletak di bilangan Blok M, Jakarta Selatan, acara tampak disesaki pengujung. Deretan vinyl yang tertata menyambut di pintu masuk. Ada juga booth-booth yang menjual rilisan fisik dan cenderamata dari musisi lokal dan mancanegara. Tak tanggung-tanggung, ada 30 bentuk rekaman spesial yang dirilis oleh tokoh-tokoh ternama serta 90 studio musik di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Secara keseluruhan, Record Store Day Indonesia 2015 sukses membuat penonton bersenang-senang menikmati sajian panggung mereka. Musisi-musisi yang menjadi pengisi acara, dari mulai Rumah Sakit, Bangkutaman, The Milo, The Upstairs, hingga White Shoes and The Couples Company, membawa penonton bergembira. Selain itu, ada pula acara bincang-bincang mengenai penyelamatan artefak-artefak musik dengan cara rilis ulang yang disampaikan oleh Felix Dass dari RURU Radio, pendistribusian musik melalui siaran radio online oleh Oomleo dari RURU Radio, dan perkembangan vinyl di Indonesia oleh David Tarigan dari Irama Nusantara.

“Acara seperti ini memang sebaiknya rutin diadakan setiap setahun,” ungkap Bagus Netral, mengungkapkan sambutan positifnya. Acara ini juga diharapkan mampu melestarikan rilisan fisik dari musisi-musisi lokal dan luar negeri, serta mengurai angka pengunduhkan ilegal dan pembajakan. (KA)