Aplikasi mode dan kecantikan, Lyke, mengumumkan telah meraih dana investasi sekitar 4 juta dolar AS, dan berencana melanjutkan pengembangan pada aplikasi mobile-nya.

Aplikasi mode dan kecantikan Indonesia, Lyke, baru saja mengumumkan telah meraih dana investasi yang mendekati 4 juta dolar AS. Dana tersebut berasal dari Holtzbrinck Venture, dan juga Asia Pacific Internet Group (APACIG).

Pemberitahuan ini dirilis setelah sebelumnya, Lyke mengumumkan kerja sama dengan beberapa perusahaan ecommerce terkemuka di Indonesia, seperti Sociolla, Berrybenka, HijUp dan MatahariMall.

Lyke sendiri mengklaim telah mencapai satu juta pengunduh untuk aplikasinya, dan mencapai 30 ribu pesanan setiap bulan, dalam waktu enam bulan setelah peluncurannya. Perkembangan Lyke sendiri diarahkan sebagai ‘the go ­to app’ untuk kalangan muda, sebab kalangan muda ini yang jadi pengguna ponsel dan penggila mode dominan di Indonesia.

Atas investasi ini, Lyke berencana melanjutkan pengembangan aplikasi mobile-nya. “Kami akan terus berusahamemberikan pengalaman belanja terbaik untuk konsumen Indonesia, a one­ stop shop yang memudahkan pengguna menemukan toko-­toko terbaru, produk, dan promosi, tanpa harus memeriksa puluhan situs, newsletter, ataupun Instagram,” ucap Bastian Purrer, CEO Lyke, dalam keterangan pers yang diterima Hitsss.

Bastian juga menyebutkan, Lyke punya nilai conversion rate sebanyak e­commerce, namun dengan user engagement rate sebanyak aplikasi media sosial.

Dok. Lyke

Mengingat Indonesia sebagai salah satu negara di Asia yang trennya ‘mobile ­first’, terhitung lebih dari 60 persen pengguna Internet mengaksesnya melalui ponsel, maka Lyke juga ingin memanfaatkan perkembangan ini dan menempatkan perhatian besar pada aplikasinya. Saat ini, aplikasi Lyke tersedia pada iOS dan Android.

Investasi Holtzbrinck Venture ini sendiri adalah salah satu investasi pertama mereka di Asia Tenggara. Holtzbrinck Venture yang didirikan tahun 2000, merupakan pemodal tahap awal asal Eropa. Investor lainnya yang juga berpartisipasi dalam babak investasi seri A ini adalah Asia Pacific Internet Group (APACIG) yang berpusat di Singapura.

Lyke, yang didirikan pada tahun 2015, merupakan aplikasi mobile interaktif untuk toko mode di Indonesia. Ada sekitar 150 toko dan 150 ribu items dalam Lyke, dan pengguna bisa mengikuti toko favoritnya, untuk mendapatkan pemberitahuan personal soal produk terbaru dan diskon. (CM/DI)