Pidato Lengkap Bupati Karanganyar Minta Warga Anggap COVID Tak Ada


Jakarta

Viral video pidato Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta warganya untuk menganggap virus COVID-19 dan varian Omicron sudah tidak ada. Hal itu lantas menjadi sorotan.

Dilansir dari detikJateng, Rabu (16/2/2022), video viral itu berdurasi 30 detik, dan banyak beredar di grup-grup WhatsApp (WAG) maupun di Facebook. Dalam video yang diterima detikJateng, tampak Juliyatmono memberikan pidato di sebuah acara hajatan pernikahan warga.

Yuli, demikian Bupati Karanganyar itu akrab disapa, berbicara di depan warga yang menghadiri acara hajatan. Di belakang Yuli, tampak pula sepasang mempelai duduk bersanding di pelaminan. Belum diketahui secara pasti lokasi dan kapan tepatnya perhelatan pernikahan yang dihadiri bupati Yuli tersebut.

Berikut pidato lengkap Yuli dalam bahasa Jawa yang beredar:

“Ya yang penting dijaga awake dhewe-dhewe ngono wae ya. Ora usah nggagas Omicron apa nggagas COVID, anggepen wis ora enek ngono ya. Mung nggo patut-patut ya nganggoa masker ngono wae ya. Jadi insyaallah karena Omicron ki mung kaya pilek-pilek biasa, ora sah wedi-wedi. Wis ora usah ngapa-ngapa, mengko nek enek sing pilek neng ngomah rasah dipriksa sik, ora usah priksa nyang ngendi-ngendi sik ya. Neng ngomah ngono wae mengko telung dina madhang wareg, nduwe dhuwit, sehat,” ujar Juliyatmono dalam video tersebut seperti dilihat detikJateng, Selasa (15/2/2022).

Berikut terjemahannya dalam bahasa Indonesia:

“Yang penting dijaga sendiri-sendiri begitu saja ya. Tidak usah memikirkan Omicron ataupun COVID, anggap saja sudah tidak ada, begitu ya. Agar patut ya pakailah masker, begitu saja ya. Jadi insyaallah karena Omicron ini hanya seperti pilek biasa, tidak perlu takut-takut. Sudah tidak perlu kenapa-kenapa, nanti kalau ada yang pilek di rumah tidak usah periksa dulu, tidak usah periksa kemana-mana dulu ya. Di rumah saja nanti tiga hari makan kenyang, punya uang, sehat,” kata Juliyatmono.

detikJateng mencoba meminta konfirmasi Yuli terkait video yang ramai beredar tersebut. Namun dirinya tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.

“Ndak(tidak) perlu dikomentari ya, Mas,” ujarnya melalui pesan singkat.

Simak video ‘Mayoritas Kematian Pasien Corona RI Punya Komorbid Diabetes Melitus’:

[Gambas:Video 20detik]

(eva/aud)

Leave a Reply

Your email address will not be published.