Mengulas Inkonsistensi Persija di BRI Liga 1: Juara Piala Menpora yang Kehilangan Taji


Pada awal musim, Persija Jakarta membuat kejutan dengan mendatangkan pelatih asal Italia, Angelo Alessio. Kehadiran pelatih ini sempat membuat para penggemar Macan Kemayoran menjadi sangat optimistis. Maklum sang pelatih juga dikenal berpengalaman menjadi asisten Antonio Conte di klub besar, seperti Juventus dan Chelsea.

Namun, sang juara Piala Menpora 2021 nyatanya tak mampu mempertahankan konsistensi saat melewati pertandingan demi pertandingan. Dari awal musim hingga pemecatannya pada 19 Januari 2022, Angelo Alessio membawa Persija 7 kali menang, 8 kali bermain imbang, dan 5 kali kalah.

Jika melihat angkanya, tentu masih cukup bagus karena jumlah kemenangan masih lebih banyak dari jumlah kekalahan. Namun, yang menyedihkan, Persija tercatat hanya satu kali dalam sepanjang musim ini berhasil menang back to back,.

Hal itu didapatkan Persija ketika menang 1-0 atas Persikabo 1973 pada pekan ke-15 BRI Liga 1 yang digelar pada 3 Desember 2021 dan menang 3-0 atas PSM Makassar pada pekan ke-16 yang digelar 7 Desember 2021.

Selain itu, Persija Jakarta tidak pernah menyambung kemenangan dengan kemenangan lain. Selalu diselingi dengan hasil imbang, bahkan kekalahan.

Inkonsistensi dan tidak meningkatnya performa Persija membuat sang pelatih pun harus turun tahta dan digantikan sang asisten, Sudirman, yang berpengalaman membawa Macan Kemayoran juara di Piala Menpora 2021 sebagai pelatih kepala.

“Keputusan ini diambil murni karena alasan profesional. Persija memerlukan perubahan, dan ini adalah salah satu bagian yang harus dilewati untuk mengubah Persija ke arah yang lebih baik,” ucap Presiden Persija, Prapanca, pada 19 Januari 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.