bayu-jokowi
via Instagram @moektito

H: Pernah terpikir untuk bikin bisnis?

BS: Mau bikin. Sekarang sedang nyari gerobaknya. Jadi saya mau bikin bisnis makanan. Jadi, nanti ada berbagai macam makanan seperti jajanan yang ada di depan SD gitu, kayak telur gulung dan lainnya. Rencananya akan buka di Malang, Surabaya dan Yogyakarta, karena massa-ku ramainya di situ. Jadi nanti bentuknya bukan kafe, tapi yang kayak di depan mini market gitu. Nantinya kalau udah berdiri, orang bisa beli franchise-nya. Orang tinggal bayar dan mereka bisa buka sendiri.

H: Apa suka dukanya jadi Youtuber?

BS: Sebagai kreator itu kita dituntut untuk berkarya terus menerus. Tapi, ya kadang ada kalanya orang itu merasa suntuk dan sebagainya.  Itu yang harus diperangi. Jadi, kita harus buat sesuatu yang baru. Misalnya, kenapa saya bikin film, kenapa saya bikin channel daily life. Karena ketika saya suntuk di channel pusat, saya beralih ke channel daily life, ke film. Itu semua untuk me-refresh. Tetap hasil akhirnya adalah berkarya, menghasilkan konten yang bisa ditonton.

H: Punya dua channel seperti itu, apakah repot mengurusnya?

BS: Terurus kok. Youtuber lain malah ada yang sampai punya 5 channel.

H: Untuk channel utama, tampaknya akhir-akhir ini agak jarang upload, ya?

BS: Iya. Karena lagi fokus ke film. Film Yowis Ben pertama kemarin  sukses dan rencananya mau dibikin sekuelnya. Sekarang lagi nulis naskahnya. Nanti akan shooting di Malang, Bandung dan Surabaya pada bulan September. Rencananya film itu akan tayang di Februari 2019.

YOWISBEN

H: Bagaimana Bayu membangun image dan personal branding?

BS: Saya selalu menekankan untuk jangan pernah malu untuk menggunakan bahasa daerah. Bahasa Indonesia memang bahasa persatuan. Tapi, jangan lupakan bahasa daerah. Karena saya orang Jawa saya ngomong Jawa. Jadi, kalau orang bilang Youtuber Jawa, yang langsung terlintas di benak mereka adalah Bayu Skak.

Akan lebih bagus lagi kalau nanti ke depannya semakin banyak Youtuber yang menggunakan bahasa daerah asalnya. Toh, videonya ada subtitle, jadi orang lain dari suku lain bisa sekalian mengenal bahasa daerah lain.

H: Sejak pertama kali membuat video Youtube pada saat SMA hingga sekarang, apa yang Bayu rasa paling berubah dari diri Bayu?

BS: Perubahan itu pasti akan selalu ada. Dulu saya masih o’on, nggak tahu apa-apa. Intinya mau kamu Youtuber atau menjalankan bisnis apa pun harus professional. Dalam artian, bisa membaca kontrak kerja sama dengan jelas. Jangan sampai terjebak.

H: Pernah merasa terjebak?

BS: Sering banget, kontrak yang dipalsuinlah, dan lain sebagainya. Yang intinya saya dirugikan.

 

Next: Proses membuat video Youtube