Startup World Cup 2017 jadi ajang berkumpul sekaligus berkompetisi antar startup seluruh dunia, dengan hadiah menggiurkan, sebesar Rp 14 miliar. Siapa yang siap mewakili Indonesia?

Anak-anak muda Indonesia yang membangun startup digital, saat ini jumlahnya terus berkembang. Dan agar bisa sukses di skala regional dan global, dibutuhkan katalis bagi ekosistem kewirausahaan di Indonesia, yang diharapkan mampu meningkatkan angka pertumbuhan pengusaha startup di Indonesia.

Itulah yang menjadi dasar digelarnya Startup World Cup Indonesia, yang merupakan realisasi dari bentuk kerja sama antara Fenox Venture Capital (Fenox VC) dan Badan Kreatif Ekonomi Indonesia (Bekraf). Kegiatan ini dilangsungkan pada hari Jumat (22/7/2016) lalu di Conclave, Jakarta.

Startup World Cup sendiri adalah ajang konferensi dan kompetisi global, untuk mencari perusahaan Teknologi Informasi (TI) paling menjanjikan di dunia. Diinisiasi oleh perusahaan modal ventura berbasis di Silicon Valley, Amerika Serikat, Fenox VC, acara ini akan digelar di beberapa negara, yakni di Indonesia, Jepang, Cina, Israel, Australia, Republik Ceko, India, Chili, Inggris, Afrika Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat (Texas, Boston, dan Silicon Valley).

Periode pendaftarannya sendiri sudah dimulai sejak 21 Juni 2016 silam, melalui situs resmi SWC 2017: startupworldcup.io. Mereka yang tertarik ikut, diharapkan mendaftarkan diri sebelum 10 Agustus 2016. Hadiahnya terbilang menggiurkan, yakni kesempatan memenangkan 1 juta dollar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 14 miliar, dalam bentuk investasi dan hadiah lainnya.

Pemenang tingkat regional sebanyak sepuluh peserta, akan memperoleh perjalanan gratis ke Silicon Valley, Amerika Serikat, untuk mengikuti babak final yang akan dilangsungkan di kota tersebut, pada 24 Maret 2017.

Para pemenang regional ini akan mewakili startup dan negaranya di konferensi global Startup World Cup selama seminggu, yang kegiatannya terdiri dari boot camp, startup battlefield, konferensi internasional, dan forum investor.

Nantinya mereka akan diundang untuk mepresentasikan ide-ide mereka di hadapan para juri internasional, termasuk investor papan atas dan CEO perusahaan teknologi.

Anis Uzzaman, Kepala Startup World Cup 2017, General Partner dan CEO Fenox VC, mengatakan bahwa ini adalah program untuk pengusaha startup bersatu dalam sebuah ekosistem global, yang memungkinkan ide-ide cemerlang tercipta, ide-ide yang dapat memudahkan hidup kita di masa kini.

Di sisi lain, Startup World Cup juga bisa jadi kesempatan bagi para pemenang, untuk dapat membangun koneksi dengan para potensial investor lokal maupun internasional.

Startup World Cup 2017 adalah wadah untuk memperoleh wawasan yang lebih luas dari mentor dan kontestan berpengalaman, memperluas jaringan koneksi, dan bertemu dengan potensial investor untuk mempresentasikan ide mereka,” kata Anis.

Untuk pendiri startup yang telah mendaftar di Startup World Cup 2017 di Indonesia, babak pitching akan dilaksanakan pada 23 Agustus 2016 mendatang di Teater Nusa Indah, Balai Kartini Indonesia.

Sebanyak 10 tim dari setiap area akan mempresentasikan ide-ide inovatif mereka di hadapan para juri yang terdiri dari CEO regional, pemimpin perusahaan startup, dan para investor utama. Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), juga akan turut ambil bagian dalam menentukan tim terbaik yang berhak mewakili Indonesia di konferensi global mendatang.

Triawan mengatakan, acara ini penting untuk kemajuan startup di Indonesia. Ia pun menginginkan acara ini bisa sukses, dan membawa nama Indonesia lebih baik. (AP/DI)