Invasi Rusia ke Ukraina Berpengaruh ke Sektor Otomotif, Seperti Apa?


JawaPos.com – Selain hubungan diplomatik dan ekonomi, invasi Rusia ke Ukraina diprediksi dapat berdampak besar pada sektor otomotif dunia. Akibat perang kedua negara yang pernah menjadi saudara di bawah Uni Soviet itu, produksi global mobil dan truk baru dikatakan bakal menurun hingga jutaan unit tahun ini.

Produksi lokal Rusia diperkirakan akan merasakan dampak jangka pendek terbesar karena perusahaan menghentikan operasinya. Namun, para pejabat mengatakan, semakin lama perang berlanjut, semakin tinggi risiko efek riak di seluruh industri otomotif.

“Tidak diragukan lagi. Ini akan beriak. Ini hanya akan sangat bergantung pada jelas berapa lama ini berlangsung,” kata Jeff Schuster, presiden prakiraan global dan Amerika di LMC Automotive dikutip dari CNBC Internasional.

Dia melanjutkan, sanksi dan dampak perdagangan memainkan peran besar dalam aspek tersebut. Invasi tersebut juga dilaporkan telah menciptakan masalah pasokan baru untuk suku cadang seperti wire harness, yang bertindak sebagai sistem pengkabelan kendaraan.

Perang juga diperkirakan akan semakin meningkatkan keterbatasan pasokan suku cadang yang ada seperti catalytic converter dan chip semikonduktor yang menggunakan bahan dan gas dari wilayah tersebut. Selain itu, krisis juga dikatakan dapat memperburuk kenaikan inflasi dan mendorong harga kendaraan yang sudah mencapai rekor lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.