Batam Kenduri Jilid 2 Akan Berkolaborasi dengan Industri Otomotif pada Mei 2022


Penari menampilkan tarian Melayu kreasi di malam pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) yang di laksanakan secara virtual di nagoya citywalk, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (12/12/2020). [ANTARA FOTO/Teguh Prihatna]

Kegiatan untuk mengkampanyekan pariwisata Kepri aman dan nyaman dengan mengkolaborasikan komunitas mobil, asosiasi dan pelaku pariwisata serta UMKM.

SuaraBatam.id – Rizevent Organizer bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, akan mengelar Batam Kenduri Otomotif Jilid 2 yang digelar di Dataran Engku Putri, Batam Center, 21-23 Mei 2022 mendatang.

Kegiatan untuk mengkampanyekan pariwisata Kepri aman dan nyaman dengan mengkolaborasikan komunitas mobil, asosiasi dan pelaku pariwisata serta UMKM.

Event Direktur Rizevent Organizer, Hanny, mengatakan kegiatan ini juga menampilkan produk lokal dari Usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun industri otomotif yang ada di Kepulauan Riau dengan sentuhan budaya lokal yang kental supaya pariwisata Kepri bangkit dan perekonomin masyarakat meningkat.

“Kegiatan ini merupkan suatu promosi pariwisata yang spektakuler apabila komunitas-komunitas tersebut dikumpulkan dalam suatu kegiatan. Diramu dengan kreatif digabungkan juga dengan kegiatan promosi pariwisata dan mengangkat kebudayaan serta produk lokal masyarakat sehingga dapat menarik wisatawan untuk datang ke Kepulauan Riau dan tentunya meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kepri,” katanya, Selasa (15/2/2022).

Baca Juga:
Uang Rp709 Juta dari Dugaan Korupsi Mantan Kepsek SMA 1 Batam Dikembalikan ke Kejaksaan

Adapun rincian acara diantaranya car meet, club Performances, safety riding, fashion show, pameran produk otomotif, pariwisata, Bazar UMKM dan puncaknya akan ditutup dengan touring serta camping di Barelang.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno lewat video mengajak masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kepri mengikuti kegiatan Batam Kenduri Otomotif Jilid 2 ini. Kegiatan pariwisata ini dapat mempromosikan pariwisata Kepri melalui inovasi, adaptasi, kolaborasi dengan berbagai pihak.

Sandiaga menegaskan, dalam kegiatan tersebut harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Tidak lupa untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin sehingga meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan membangkitkan sektor pariwisata dan ekraf, membuka peluang pekerjaan secara cepat, dan seluas-luasnya,” ucapnya.

Ia berharap, Kepri menjadi destinasi pariwisata dan ekraf berkelas dunia dan berdaya saing untuk Indonesia maju. “Terus terapkan 4S kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja iklas bersama lebih kuat bersama lebih hebat,” pungkasnya.

Baca Juga:
Jumlah Probable Omicron Batam Capai 348 Orang, 7 Kecamatan Zona Merah

Leave a Reply

Your email address will not be published.