Peran NFT Kembangkan Ekonomi Kreatif Tanah Air di Metaverse


ARAHKATA – Aset digital Non Fungible Token (NFT) belakangan menjadi tren setelah Ghozali menghebohkan publik dengan berita ia mendulang miliaran rupiah dari karya foto-fotonya di metaverse.

Setelah ramai kabar tersebut, tak sedikit netizen yang mengikuti jejak Ghozali dengan memposting beragam karya. Hal itu jelas menjadikan peluang juga bagi banyak pekerja seni seperti pelukis atau yang lainnya.

Merespon hal tersebut membuat Relictum NFT Indonesia yang berbasis Blockchain 5.0 Relictum.io membuka ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif atau para pekerja seni lainnya dalam mempromosikan produk dan karya mereka.

Baca Juga: Kominfo Akan Kembangkan Teknologi Metaverse di Indonesia

Dukungan terhadap ekonomi kreatif dan warisan budaya Nusantara dari Relictum NFT Indonesia terlihat sejak peluncurannya pada 26 Februari 2022 di Bandung lalu dengan menghadirkan seminar serta workshop NFT, juga peragaan busana pembuatan NFT 100 pakaian adat Indonesia.

“Relictum NFT akan berperan mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak di era digital,” ungkap Dr. Sulistya Putra selaku pakar ekonomi digital dan pendiri Digital Asset Academy kepada Arahkata, Jumat 4 Maret 2022.

Ia juga mengklaim Platform RelictumNFT.Market memiliki sistem penyimpanan aset token NFT di crypto wallet Relictum Node sehingga lebih aman daripada menitipkan koleksi NFT di lokapasar NFT seperti Opensea yang belum lama ini kebobolan oleh hacker.

Baca Juga: ‘Peek Performance’, Event Apple Isyarat Luncurkan iPhone Murah?

Relictum NFT (Non Fungible Token) adalah sertifikasi digital untuk hak atas kekayaan intelektual dan karya seni.

Sulistya mengungkapkan Relictum NFT sangat penting untuk memberi nilai tambah tinggi pada karya kreatif putra-putri Indonesia, melindungi hak cipta berbagai motif batik dan kain tenun Nusantara, dan mengembangkan ekonomi digital kreatif di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.