Melalui kerja sama Blue Bird dan Tcash, pelanggan dapat menggunakan TCash sebagai metode pembayaran non-tunai melalui aplikasi My Blue Bird.

Kerja sama ini selain turut mendukung memasyarakatkan gaya hidup digital dalam keseharian juga mendukung tercapainya Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia.

Danu Wicaksana, CEO TCash mengatakan bahwa transportasi merupakan salah satu sektor yang menjadi fokus TCash tahun ini. TCash sendiri telah memiliki lebih dari 25 juta pelanggan di 34 provinsi di Indonesia. “Kerjasama ini juga menjadikan TCash sebagai uang elektronik pertama yang dapat digunakan di dalam aplikasi My Blue Bird, untuk semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berkendara menggunakan taksi.”

Sebelumnya, penggunaan TCash untuk transportasi masyarakat juga telah diimplementasikan di moda kendaraan lainnya, seperti di kereta bandara Railink di Soekarno-Hatta, Cengkareng dan Kualanamu, Medan, serta Bus Rapid Trans (BRT) Semarang.

Sementara itu, Sigit Djokosoetono, Direktur PT Blue Bird Tbk mengatakan, “Kerja sama Blue Bird dan TCash memberikan tambahan pilihan metode pembayaran bagi pelanggan. Ini juga sebagai bagian dari inovasi kami yang telah memiliki 25 ribu armada di 18 kota di Indonesia.”

Kerjasama ini memanfaatkan integrasi layanan pembayaran TCash di dalam aplikasi My Blue Bird. Selain itu juga bisa digunakan untuk pemesanan taksi di berbagai kota besar di Indonesia. Pelanggan yang telah memiliki akun TCash, dapat mengunduh aplikasi My Blue Bird sebelum melakukan perjalanan menggunakan taksi. Aplikasi My Blue Bird sendiri telah tersedia di Play Store dan Apple Store.

Selain mudah dan praktis, pelanggan juga bisa menikmati promo Grand Launching berupa cashback 50% untuk penggunaan TCash di aplikasi My Blue Bird, pada periode 2-16 Agustus 2018. (AR)