Situs Mojok.Co (Dok. Mojok.Co)
Situs Mojok.Co (Dok. Mojok.Co)

Usianya belum beranjak 1 tahun, namun Mojok.Co telah sukses menjadi situs yang banyak dikunjungi, khususnya bagi mereka yang gemar bacaan berakal dan penuh humor. Situs yang satu ini banyak menawarkan artikel-artikel yang cerdas dalam membuat candaan, namun tak sembarang berucap. Singkat kata, hiburan yang ‘pintar’ bagi para pembacanya.

Kebanyakan dari artikel di Mojok.Co mengulas isu-isu politik dalam negeri. Ada pula yang mengangkat isu religi, dan berita-berita hangat lainnya. Situs yang berpusat di Yogyakarta ini pun mengajak para pembacanya untuk turut berkontribusi menuliskan cerita-cerita yang ‘Sedikit Nakal Banyak Akal’, sebuah tagline yang menggambarkan konten situs Mojok.Co.

Menurut Aditya Rizki, IT staff Mojok.Co, kini jumlah pengunjung situs Mojok.Co mencapai rata-rata 10.000 pengunjung per harinya, dengan jumlah klik (pageview) hingga 50.000. Bahkan pada saat-saat tertentu, pengunjung bisa mencapai 50.000 per hari, dengan jumlah klik lebih dari 100.000. Apa ide Puthut EA, pendiri Mojok.Co, atau biasa dipanggil kepala suku, dalam membangun startup situs berbasis humor menyegarkan seperti ini? Simak perbincangan Hitsss dengannya berikut ini.

Puthut EA, Kepala Suku Mojok.Co (Dok. Mojok.Co)
Puthut EA, Kepala Suku Mojok.Co (Dok. Mojok.Co)

Hitsss (H): Bagaimana awal mula meluncurkan situs Mojok.Co?

Puthut (P): Kisah ringkasnya, saya waktu itu sering memperhatikan status-status Facebook teman-teman saya yang ringkas, spontan, menarik, dan menggelitik. Saya kemudian berpikir, mestinya ada yang mengkanalkan status-status tersebut sehingga bisa dibaca publik lebih luas. Tentu saja ada proses sunting. Di sisi lain, saya tertarik melihat MalesBanget.Com dan Hipwee.Com. Saya kira mereka membidik ceruk yang masih terbuka lebar. Berdasarkan dua hal tersebut, saya membuat konsep Mojok. Sebuah situs dengan jenis tulisan yang pendek, sependek teman-teman saya membuat status Facebook, spontanitasnya terlihat, dan menggelitik.

H: Apa yang membedakan Mojok.Co dengan situs humor lainnya?

P: Situs yang secara konsep mendekati Mojok adalah MalesBanget.Com dan Hipwee.Com. Ketika saya mau membuat Mojok pun saya mengikuti konten kedua situs tersebut. Lalu apa diferensiasinya? Pertama, Mojok lebih memfasilitasi penulis-penulis dengan lokalitas mereka. Maka kami buru penulis-penulis yang lokalitasnya kuat. Kami buru Agus Mulyadi dari Magelang, beberapa penulis dari Yogya, beberapa penulis dari Jawa Timur dan Madura. Sampai sekarang kami terus mencari penulis-penulis dari seluruh Indonesia yang tulisan mereka kuat sentuhan lokalitas. Sekalipun ditulis dengan gaya ringan, penuh humor dan satir, tapi konten Mojok sangat politis, bahkan berani masuk ke wacana-wacana sosial dan keagamaan. Hal yang rasanya belum dimasuki situs sejenis Mojok.

H: Ketika awal mula berdiri, siapa target market Mojok.Co dan bagaimana perkembangannya hingga kini?

P: Kami membidik para profesional muda. Orang-orang yang mulai mapan secara ekonomi, yang sering merasa rindu kampung halaman, rindu kota tempat kuliah atau sekolah dulu, dan mereka mulai melek wacana-wacana politik, sosial dan keagamaan.

H: Bagaimana cara memperluas penyebaran pembaca Mojok.Co?

P: Kami cukup sering mengadakan acara offline yang kami beri tajuk: Mojok Bareng. Diseminasi kami sejauh ini masih biasa saja lewat media sosial. Karena di tahun pertama ini, kami memang masih ingin memperkuat dan mematangkan konten.

Mojok Bareng (Dok. Mojok.Co)
Mojok Bareng (Dok. Mojok.Co)

H: Bagaimana merumuskan perihal apa saja yang akan ditayangkan di Mojok.Co?

P: Ada tim yang memindai percakapan di media sosial. Lalu isu-isu tersebut dikirim ke redaksi. Kemudian redaksi mencari tulisan relevan, tentu dengan kualitas yang kami inginkan. Naskah bisa didapat dari naskah-naskah harian yang banyak masuk ke meja redaksi, atau meminta kepada penulis-penulis yang kami kenal.

H: Bagaimana model bisnis yang dijalankan?

P: Untuk sementara kami masih belum memikirkan bagaimana mencari uang. Nanti mungkin di tahun kedua ya.

H: Apa yang dilakukan dalam membangun tim yang dapat mendukung kesuksesan Mojok.Co?

P: Saya diuntungkan karena punya tim yang bagus. Anak-anak muda yang hebat di bidang mereka masing-masing. Saya mengenal mereka karena sering bekerjasama dengan mereka. Saya bahkan banyak belajar dari mereka karena mereka jauh lebih paham soal dunia digital dibanding saya.

Tim Mojok.Co (Dok. Mojok.Co)
Tim Mojok.Co (Dok. Mojok.Co)

H: Ceritakan tentang keberhasilan-keberhasilan yang pernah diraih dalam menjalankan Mojok.Co?

P: Kami belum lama muncul. Akhir Agustus 2015 nanti baru setahun. Tapi kami punya pembaca loyal yang makin berkembang dan sering bikin situs Mojok down. Selain itu, brand Mojok juga kuat. Maka jangan heran kalau ada orang ngomong atau bikin status yang ‘nyeleneh’, lucu tapi kritis, langsung dibilang: Mojok banget.

H: Apa masalah yang pernah dialami dalam menjalankan Mojok.Co? Bagaimana menyelesaikannya?

P: Konten. Mencari penulis sesuai kualitas yang kami inginkan tidak mudah. Jadi enam bulan pertama kami banyak berburu penulis walaupun banyak naskah yang masuk. Baru kemudian mengurus persoalan teknis, seperti dua hari ini situs Mojok down karena pengunjung membeludak sampai 5 kali lipat, memburu tulisan tentang pernikahan Gibran, putra Pak Jokowi, yang ditulis dengan gaya satir.

H: Apa hal yang selama ini menjadi hambatan dalam menjalankan Mojok.Co?

P: Mencari penulis.

H: Bagaimana proses kreatif yang dijalankan untuk menciptakan tulisan yang mampu menarik minat pembaca?

P: Saya harus rajin membaca, terutama membaca blog dan mengikuti status-status di Facebook. Jangan remehkan status-status Facebook, karena di sana tersimpan ‘harta karun’ pemikiran orang biasa yang luar biasa.

H: Apa yang akan Anda lakukan bila Mojok.Co ini mengalami gangguan atau bahkan terancam gagal?

P: Saya seorang pebisnis. Gagal itu biasa bagi saya.

H: Apa pesan Anda bagi mereka yang ingin merintis startup seperti Mojok.Co?

P: Ini klasik, yang pasti harus jelas ‘ceruk’ yang mau disasar dan mempersiapkan konsep konten yang kuat. (KA)

 

Comments

  1. Salah satu situs keren di jagad dunia maya. Mencerdaskan dan inspiratif. Selamat hari jadi semoga jaya di dunia maya (y) (y)