Foto: Dok. Hitsss.com
Foto: Dok. Hitsss.com

Memilih lensa

Goenrock juga menjelaskan mengenai lensa. Sebenarnya, ada beberapa lensa yang dapat kita pilih, namun kita tetap harus menyesuaikannya dengan adegan yang ingin kita rekam. Contohnya, wide angle lens tidak harus digunakan untuk wide shot, sedangkan telephoto lens tidak selalu untuk close-up.

“Untuk di sini, karena konsepnya agak-agak comical, agak komedi, jadi saya pakai lensa wide justru untuk pengambilan yang close-up,” ujar Goenrock, sembari menunjukkan salah satu video yang telah dibuatnya sebagai contoh.

P1055500
Foto: Dok. Hitsss.com

Teknik penataan cahaya

Selanjutnya, Goenrock juga menjelaskan pada para peserta mengenai teknik penataan cahaya. Untuk mengambil gambar yang bagus, kita perlu memperhatikan cahaya yang ada, apakah kurang atau lebih, dan memastikan agar semuanya pas. Jika kekurangan cahaya, kita juga bisa menggunakan artificial lights atau lampu buatan.

Cahaya sangat penting karena kualitas cahaya akan memengaruhi suasana di dalam gambar. Goenrock menjelaskan, kalau semakin besar sumber cahaya, maka bayangan yang dikeluarkan pun akan semakin lembut. Sementara semakin dekat sumber cahaya dengan subjek, bayangan akan semakin lembut tapi kontrasnya (contrast ratio) akan semakin tinggi. Tidak hanya itu, Goenrock juga menjelaskan bahwa adegan film komedi atau video make-up tutorial sebaiknya menggunakan cahaya yang terang, sedangkan semakin gelap kontrasnya, maka adegan akan terlihat semakin dramatis.

workshop22
Foto: Dok. Hitsss.com

Praktik membuat film bersama Goenrock

Di akhir workshop, hal yang sudah ditunggu-tunggu para peserta pun datang. Pada sesi ini, para peserta dapat berlatih membuat sebuah video pendek bersama Goenrock.

Mereka juga dapat mencoba peralatan-peralatan yang sudah dibawa oleh Goenrock. Meski hari sudah sore, para peserta masih terlihat sangat bersemangat dalam mengikuti praktik ini. Untuk mendukung semangat para peserta,

Goenrock juga terlihat sangat ramah mengajari dan menjawab pertanyaan para peserta yang kebanyakan adalah pecinta dunia sinematografi ini. Dengan begitu, para peserta pun dapat mengembangkan talenta dan minat mereka dalam bidang pembuatan film.

Acara Hitsss Festival 2018 ini didukung oleh para mitra pendukung, yaitu: Datascrip, Datascrip Creative Tablet, Wacom, Tauzia Hotels, Harris Hotels, Yellow Hotel, Lumix, Toyota, Skechers, Viu Indonesia, Dewaweb, Cocowork, Eatlah, Darling Rock, Gaia, Mineral Botanica, Sunpride, dan Pinot Bread.

Dan juga para community partners, yaitu: Kaskus, Cocowork, Artsphere, Startup Lokal, IKJ, Dancebox Studio, Brand Adventure, Streetworkout Indonesia, dan Baramora Academy. Serta para media partners, ada: Indonesia Tatler, Metro TV, Medcom.id, Viva, Metrotvnews.com, Kompas.com, Koran Sindo, Sindonews.com, Provoke, Cosmopolitan, HerWorld, CheckInJakarta, PopMama, EventJakarta, EventJournal, EventBanget. (AP/ZM/DI)