Workshop diawali dengan penjelasan dasar oleh Goenrock mengenai filmmaking dan cinematic look. “Cinematic look itu tidak semata-mata efek ‘bokeh’,” ujar Goenrock.

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa menggunakan peralatan canggih dan memberikan berbagai macam efek pada hasil shooting, akan menghasilkan cinematic look. Kenyataannya tidak seperti itu. Cinematic look adalah bagaimana seseorang mengolah kualitas visual dari hasil shooting yang telah didapatkan menggunakan kamera dengan format digital, agar hasil akhirnya mendekati kualitas gambar dari kamera dengan format film, atau seperti yang biasa dapat dilihat di sinema.

Kita pun juga perlu memperhatikan semiotika visual dalam mendapatkan cinematic look, di mana semiotika visual adalah tanda-tanda yang terjadi dalam sebuah film, seperti daun yang berjatuhan atau bahkan warna dan simbol yang ada dalam tiap frame, itu perlu memiliki makna dan sudah didesain sedemikian rupa, sehingga adegan tersebut tidak sekadar hanya untuk kepentingan aestetikanya saja.

workshop2
Foto: Dok. Hitsss.com

Mirrorless camera

“Kamera mirrorless yang beredar di pasaran itu ada dua tipe, tipe video-centric dan tipe photo-centric,” ujar Goenrock. Sesuai dengan namanya, video-centric memiliki kelebihan dalam pembuatan video.

Hal ini dikarenakan kamera tipe ini banyak memiliki fitur-fitur videografi seperti log gamma profile, fitur yang dapat membuatmu bisa memanipulasi warna dan ketajaman gambar untuk meminimalisir distorsi warna yang terjadi. Sementara itu kamera photo-centric umumnya memiliki megapixel yang lebih besar, tapi tidak cocok untuk pembuatan video, karena kualitas video akan menurun akibat pemrosesan kelebihan pixel yang tidak sempurna.

Dengan menggunakan mirrorless camera untuk membuat video, ternyata ada cukup banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Salah satu keuntungan memakai mirrorless camera adalah, kamera tipe ini cocok untuk untuk run and gun shooting, tipe shooting di mana sang pembuat video harus bergerak cepat dan hanya memiliki sedikit waktu untuk bersiap-siap, contohnya seperti video travel.

Hal ini karena berbeda dengan kamera sinema yang besar, mirrorless camera tidak akan terlihat terlalu mengintimidasi. Kamera tipe ini juga cocok digunakan di tempat-tempat sempit seperti di gang kecil atau di dalam mobil. Salah satu keuntungan lainnya adalah, kamera ini cocok untuk mengeksplorasi berbagai teknik kamera.

Selanjutnya: Memilih lensa dan praktik membuat film…