Belum lagi mulut para penggila gadget berhenti berbusa memperdebatkan spesifikasi iPhone 6 dan 6+ yang  jauh di bawah perangkat Android, namun dibandrol dengan harga Pertamax Plus, ternyata kabar yang beredar bahwa dalam 4 bulan ke depan kita sudah akan disuguhi oleh generasi iPhone berikutnya. Dan hal ini akan menjadi semakin menarik untuk diikuti. Kenapa?

Yang pertama, bahwa penerus Steve Jobs, Tim Cook, dikenal tidak terlalu manut pada warisan sang pendiri. Jobs dengan tegas menekankan tidak akan ada iPad mini, iPhone tidak akan bertambah besar, dan varian iPhone hanyalah sebatas warna dan kapasitas memori. Semuanya didobrak oleh Cook, yang membuat para fanboy lumayan goyah. Mini, 5s yang dirilis bersama 5c, dan tentu saja iPhone 6 dan 6+ yang membengkak 2 inci dari ukuran lamanya, menjadi buktinya. Ada yang gagal seperti generasi 5c, tapi penjualan seri 6 dan 6+ yang mencapai 70 juta unit, bisa jadi adalah pernyataan bahwa Cook juga bukan sembarangan CEO.

Jika sebelumnya siklus tahunan iPhone adalah menambahkan “s” di belakangnya, maka ada kemungkinan tahun ini seri “s” akan dilewati, dan langsung ke angka 7. iPhone Mini yang selalu menjadi rumor sejak 5s diperkenalkan, mungkin dapat kita lupakan. Dengan penjualan 6 yang fantastis dengan harga tinggi, tampaknya Apple akan semakin tidak melirik pasar kelas bawah. Malah kesuksesan “Apple Watch Red-Gold” seharga $17.000 diduga akan memancing iPhone 6s gold dan sapphire dengan harga selangit sangat mungkin.

Berbagai rumor macam body pink, kamera dua lensa sehingga dapat mencapai kelas DSLR, hingga force touch, seperti yang dibenamkan pada perangkat Mac pun naik ke permukaan. Mungkin hanya RAM yang (akhirnya) ditingkatkan menjadi 2 Gb, dan prosesor A9 yang bisa dipastikan hadir.

Tidak seperti Apple Watch yang sudah dibocorkan 6 bulan sebelum waktu rilisnya, rahasia generasi selanjutnya iPhone hingga saat ini masih terjaga rapi. Apapun hasilnya nanti, pasti tetap akan mendapat cacian karena spesifikasinya yang “rendah” dan harganya yang “tinggi”, namun di sisi lain tetap saja ada banyak juga orang yang berlomba-lomba memburunya, bahkan dengan kredit cicilan 24 kali. Kita tunggu saja! (AM)