Cara-cara meningkatkan penjualan bisnis selama bulan Ramadan, ada cukup banyak. Namun strategi mana yang paling tepat? Diskusi Meetup Startup Lokal V. 66 membahasnya.

Bulan Ramadan biasanya identik dengan hal-hal berikut ini: buka puasa, THR, Lebaran, dan mudik. Oleh karena itu, mereka yang berbisnis, biasanya dan harusnya memiliki trik tersendiri bagaimana meningkatkan penjualan selama bulan Ramadan.

Meetup Startup Lokal Vol. 66 yang digelar oleh komunitas Startup Lokal membahas hal ini pada Kamis (23/6/2016) lalu, bertempat di Jakarta Digital Valley, Menara Multimedia Telkom, Jakarta. Bertopik tentang bagaimana strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan selama bulan puasa dan Lebaran, hadir sebagai pembicara adalah Michael Gaery Undarsa selaku Co-Founder dan Managing Director Tiket.com, Riana Bismarak selaku CEO Belowcepek.com, dan Rafi Gamal selaku Head Of Campaign Blanja.com.

Ketiga pembicara ini menceritakan pandangan dan pengalaman mereka, serta strategi meningkatkan penjualan selama Ramadan, yang biasanya banyak terjadi lonjakan pembelian.

Meet Up Startup Lokal
Dok. Adiyasa Prahenda / Hitsss.com

Meningkat sebelum puasa

Dengan pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 33 persen dari keseluruhan penduduk, membuat pasar ecommerce atau belanja online makin kebanjiran konsumen. Dan saat bulan Ramadan, adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan penjualan.

“Saya melihat kala bulan puasa, traffic Blanja.com meningkat. Itu karena mereka mengakses situs kami saat jam makan siang. Ini jelas, sebab mereka menggantikan kegiatan tidak makan siang, dengan mencari barang untuk puasa atau Lebaran,” kata Rafi.

Kecenderungan pengunjung untuk berbelanja online, sebagai kegiatan pengganti mengisi waktu makan siang, memang cukup marak. “Kita melihat sebulan sampai dua bulan ke belakang, justru traffic-nya meningkat secara tajam, karena siang hari itu mereka mencari barang yang cocok untuk menyambut puasa sekaligus Lebaran,” ujar Rafi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Riana Bismarak. Ia melihat peningkatan penjualan di awal bulan puasa. “Saya melihat orang berbelanja baju itu saat awal-awal bulan puasa. Sebab dua minggu sebelum Lebaran, biasanya THR sudah cair dan biasanya sudah membeli keperluan untuk Lebaran,” katanya.

Lain lagi dengan Tiket.com, menurut Gaery Undarsa, meningkatkannya pembelian tiket justru dari tiga bulan sebelum puasa. “Karena di Tiket.com ada penjualan tiket kereta api, maka orang sudah memesannya dari tiga bulan sebelum keberangkatan. Maka, traffic kami meningkat untuk pemesanan mudik lebaran,” katanya.

Baca halaman selanjutnya: Tren harus diperhatika secara saksama…