Pengenalan solusi teknologi

Pada kesempatan berikutnya, Presiden Direktur Mastercard Indonesia, Tommy Singgih menjelaskan, dampak teknologi dalam pemasaran perjalanan atau bagi pebisnis travel memang tak dapat dielakkan. Para agen wisata harus memanfaatkan dan masuk ke ranah digital media atau online, agar mereka tak kalah bersaing.

Mastercard sendiri, sampai akhir tahun menargetkan untuk mengenalkan solusi teknologi saat bepergian. “Trennya dengan online akan memberi kemudahan, dengan aplikasi perjalanan, orang bisa pilih tiket dan membandingkan dengan aplikasi lain,” ucap Tommy.
Di sisi lain, sebagai negara dengan salah satu destinasi terbaik di dunia, ke depan Indonesia  membutuhkan lebih banyak lagi infrastruktur yang dapat mendukung kinerja aplikasi digital finansial hingga ke pelosok-pelosok area wisata populer di seluruh Indonesia.

Beberapa pembicara yang ahli pada bidangnya hadir pula mengisi konferensi “Mastercard TechXhibit 2017” di hari pertama.

Raymond Lim turut memberi gagasan sebagai pembicara dalam kapasitasnya sebagai Direktur Singapore Tourism Board area Indonesia. Raymond Lim  menjelaskan bagaimana digital teknologi membentuk perspektif industri travel dari segi promosi dan mampu mendukung keseluruhan popularitas destinasi wisata.

IMG_20171102_115734Gaery Undarsa founder Ticket.com dan Bayu Seto dari Grab bersama-sama mengisi sesi berikutnya dalam tema “Agents of Change.” Sesi keempat diisi oleh perwakilan Booking.com, Via.com dan agen travel Bayu Buana. Di sesi kelima dibahas pula mengenai sejarah dan perkembangan industri teknologi finansial dan kolaborasinya dengan industri travel oleh Budi Gandasoebrata dari FinTech Indonesia Association (Afitech). Selanjutnyha sesi terakhir hari pertama, diisi Shsank Sharma dari Adobe, GrahamHills dari BeMyGuest.

Hari kedua “Mastercard TechXhibit 2017” memberikan perbincangan dan diskusi lebih seru dengan kehadiran Pahala N. Mansury, Presiden Direktur Garuda Indonesia yang menjadi keynote speaker. Tema yang diangkat mengenai seputar bisnis airlines dan transformasi bisnis di masa depan. Sebelumnya, Marwazi Siagian dari Mastercard Indonesia, tampil memukau dengan bahasan menarik, “Cash, Who needs cash?”.

Sesi berikutnya, mengangkat tema, Hospitality Catches Up menghadirkan platform travel terkenal Agoda International Indonesia diwakili Gede Gunawan serta dari Artotel Group diwakili CEO Artotel Indonesia, Erastus Radjimin. Tak ketinggalan para insan kreatif travel blogger dan influencer yakni Arif Rahman, Jonathan dan William Eka, berbagi ide dan tip menarik seputar karakteristik generasi milenial, digital teknologi dan tren dunia pariwisata di Indonesia. (Dul/NH)