7 Pesepakbola Top yang Juga Mempunyai Anak Berbakat dalam Sepakbola, Nomor 1 Bersinar di AC Milan : Okezone Bola


SEBANYAK 7 pesepakbola top yang juga mempunyai anak berbakat dalam sepakbola menarik untuk dibahas. Seperti kata pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Ya, ungkapan itu benar adanya, termasuk di dunia sepakbola.

Tidak sedikit seorang ayah yang juga pemain sepakbola, mendidik anaknya agar mengikuti kariernya bermain bola. Bahkan, sang anak sudah bisa memulai kariernya secara perlahan, demi bisa menjadi hebat seperti sosok ayahnya.


Lantas siapa saja pesepakbola yang dimaksud? Dilansir dari laman Squawka, berikut 7 pesepakbola top yang mempunyai anak berbakat dalam sepakbola.

7. Lilian Thuram dan Marcus Thuram

MARCUS DAN LILIAN THURAM

Di urutan ketujuh ada Marcus Thuram, anak dari Lilian Thuram. Meski terlihat sama secara fisik, namun bapak dan anak ini memiliki jalur karier yang berbeda. Lilian Thuram dikenal sebagai salah satu bek tangguh milik Prancis. Namanya pun sudah melanglang buana di seluruh Eropa, mulai dari AC Parma, Juventus, hingga pensiun di Barcelona.

Sementara Marcus Thuram, bermain di posisi gelandang serang atau pun penyerang. Karier Marcus Thuram belum semoncer sang ayah. Di usianya ke 24 tahun ia baru hijrah dari Prancis ke Jerman, untuk bermain di klub Borussia Monchengladbach.

Bersama Monchengladbach, ia sudah menyumbang 27 gol dan 21 assist selama bermain 98 kali di semua kompetisi, sejak kepindahannya pada 2019. Sebelumnya, Marcus Thuram banyak menghabiskan karier di EA Guingnamp dengan menyumbang 17 gol serta empat assist selama 72 kali bermain di klub asal Prancis itu.

6. Enrico Chiesa dan Federico Chiesa

Enrico dan federico chiesa

Bapak dan anak ini memulai karier di klub yang berbeda. Enrico Chiesa (sang ayah) menjajaki karier sepakbola di Sampdoria. Namanya mencuat, hingga AC Parma, salah satu klub raksasa di Italia saat itu memboyongnya dari Sampdoria pada 1996.

Bersama Parma, Enrico Chiesa sukses mengawinkan gelar antara Liga Eropa dan Coppa Italia pada 1998-1999. Sementara itu, karier Federico Chiesa bisa dibilang lebih cerah. Belum genap 25 tahun, ia sudah dipinjam oleh Juventus pada 2020. Di awal tahun ini, Federico Chiesa resmi ditebus dari Fiorentina.

Sepanjang kariernya ia sudah mencetak 63 gol dan 43 assist di seluruh kompetisi yang telah ia jalani. Bersama Juventus ia sudah menggondol satu Coppa Italia dan Piala Super Italia pada musim 2020-2021. Sementara bersama Italia, Federico Chiesa berhasil menjadi juara Piala Eropa 2020.

5. Alf-Inge Haaland dan Erling Haaland

ALF DAN ERLING HAALAND

Selanjutnya, ada Alf-Inge Haaland dan Erling Haaland. Meski mempunyai hubungan darah, tapi karier keduanya berbeda cukup jauh. Nama sang ayah tidak dikenal banyak publik, di masanya. Alf-Inge Halaand memang banyak menghabiskan karier di Norwegia dan Inggris.

Hanya saja ia belum pernah mencatatkan gelar apapun sepanjang kariernya. Berbeda dari Erling Haaland. Setelah hijrah dari Norwegia pada awal 2020, Erling Haaland kini bermain di Jerman untuk Borussia Dortmund. Namanya makin dikenal berkat sentuhan mematikannya.

Bersama Borussia Dortmund, ia sudah mencetak 56 gol dan 17 assist dari 57 pertandingan di Liga Jerman, serta satu trofi Piala Liga Jerman. Sedangkan ketika membela RB Salzburg Ia berhasil mengantarkan timnnya menjadi kampiun Liga Austria dan Piala Austria musim 2018-2019.

4. Claudio Reyna dan Giovanni Reyna

Claudio dan Giovanni Reyna

Di urutan keempat, ada ayah dan anak kebangsaan Amerika Serikat, yaitu Claudio Reyna dan Giovanni Reyna. Sama-sama bermain sebagai gelandang tengah, keduanya cukup moncer dalam berkarier sepakbola di luar Amerika Serikat.

Sang ayah, Claudio Reyna berhasil menyabet dua trofi Liga Skotlandia (1999 dan 2000), serta satu Piala Skkotlandia (2000) bersama Glasgow Rangers. Begitu pun dengan Giovanni Reyna. Di usianya yang belum genap 20 tahun, ia sudah diboyong Borussia Dortmund pada 2019 silam.

Di Dortmund, ia sukses menjadi juara Piala Liga Jerman musim 2020-2021. Sementara itu Giovanni Reyna juga memberikan satu trofi Liga Negara Concacaf untuk Amerika Serikat pada 2019-2020.

3. George Weah dan Timothy Weah

George dan Timothy weah

Tumbuh besar di Amerika Serikat, Timothy Weah memutuskan pindah ke Prancis pada 2014. Ia mendapat kesempatan bermain untuk akademi Paris Saint-Germain (PSG), sebelum menandatangani kontrak dengan tim utama tiga tahun kemudian.

Sulit mendapat tempat utama, Timothy Weah akhirnya dibuang ke LOSC Lille pada 2019 silam. Bersama LOSC Lille, ia berhasil menjadi juara Liga Prancis pada 2020-2021. Kemudian ia juga sukses menjadi juara Piala Super Prancis pada 2021-2022. Meski pun di PSG ia juga tercatat dua kali menjadi juara Liga Prancis dan satu Piala Super Prancis.

Karier tersebut berbeda dari sang ayah, George Weah. Nama George Weah mencuat bersama AC Milan, hingga berhasil memboyong dua kali Liga Italia. Ia juga tercatat pernah menjadi peraih Ballon dOr pada 1995.

2. Patrick Kluivert dan Justin Kluivert

PATRICK DAN JUSTIN KLUIVERT

Ayah dan anak satu ini lebih terlihat seperti adik dan kakak. Ya, karena secara perawakan begitu mirip satu sama lain. Bukan hanya secara fisik, melihat trek karier keduanya, juga sama-sama memulai sepakbola dari akademi Ajax Amsterdam. Bedanya, Justin lebih bermain di posisi sayap. Sementara, Patrick Kluivert merupakan penyerang tengah murni yang haus gol.

Satu hal yang bikin unik adalah keduanya langsung memutuskan berkarier di Italia setelah dilepas Ajax Amsterdam. Patrick Kluivert melancong ke AC Milan, sementara Justin Kluivert ke AS Roma.

Hanya saja, Justin Kluivert masih perlu banyak jam terbang, sehingga lebih sering dipinjamkan oleh AS Roma. Sangat menarik melihat kiprah Justin bisa mentereng seperti ayahnya, Patrick Kluivert.

1. Paolo Maldini dan Daniel Maldini

Paolo dan Daniel Maldini

Di urutan pertama ada Paolo Maldini dan Daniel Maldini. Kendati sama-sama memulai karier di AC Milan, bapak dan anak ini memiliki posisi yang berbeda. Daniel Maldini menempati posisi gelandang serang. Sementara Paolo Maldini, dikenal sebagai bek tangguh.

Bukan hanya menghabiskan karier di AC Milan, Paolo Maldini sekarang ini juga dipercaya sebagai Direktur Teknik AC Milan. Sehingga ayah dan anak ini bekerja sama dalam satu tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published.