Conte 2 Tahun di Inter Langsung Scudetto, di Tottenham Gimana?


London

Antonio Conte dulu sukses melajukan Inter Milan ke takhta Scudetto hanya dalam dua musim. Tapi hal itu tidak akan bisa dilakukannya di Tottenham Hotspur. Kenapa?

Conte meraih sukses bersama bersama Inter saat membawa klub itu jadi juara Liga Italia musim lalu. Itu adalah gelar Scudetto pertama Inter setelah tahun 2010 sekaligus mengakhiri sembilan tahun dominasi Juventus.

Saat itu Conte memang fokus penuh di Serie A dan membuat Inter jadi mesin yang sulit dihentikan lawan-lawannya. Maka dari itu, Tottenham berharap banyak ketika menunjuk Conte sebagai manajer beberapa bulan lalu.

Tottenham yang punya skuat oke terbilang sulit bersaing di papan atas Premier League dan ini membuat bintang utamanya Harry Kane mau hengkang. Meski demikian, harapan Tottenham belum sesuai kenyataan karena lagi-lagi mereka menuntaskan musim tanpa trofi.

Sebab, Tottenham baru saja tersingkir dari Piala FA pekan lalu dan gagal di semifinal Piala Liga Inggris. Sementara di Europa Conference League, Tottenham langsung kandas di fase grup.

Inilah yang memunculkan kabar kalau Conte mulai tidak betah berada di Tottenham, karena tidak punya ambisi sebesar dirinya. Pemilik Tottenham Daniel Levy memang tidak loyal untuk mendukung kerja Conte.

Conte membantah itu karena dia masih ingin membuktikan diri di Tottenham. Tapi, Conte menegaskan kalau membawa Tottenham juara Liga Inggris tidak semudah saat di Inter Milan, karena persaingan di liga itu lebih ketat.

“Saya pikir ketika Inter datang ke rumah saya untuk mengontrak saya, mereka meminta saya membawa tim juara dalam dua tahun dan mereka memudahkan dengan memenuhi semua keinginan saya,” ujar Antonio Conte di Independent.

“Saya bisa bilang seperti ini, kalau di Tottenham sih tidak seperti itu. Mungkin targetnya berbeda karena di Italia hanya ada Juventus, lalu Milan dan Naples, tapi Juventus adalah yang pertama bisa juara Serie A sembilan tahun beruntun.”

“Ketika Anda tahu lawannya cuma satu dan juga melihat kekuatan klub, maka Anda bisa menargetkan juara dalam 2-3 tahun. Kami juara dalam waktu dua tahun dan Inter Milan jadi salah satu tim terbaik di Italia,” sambungnya.

“Situasinya saat ini berbeda jauh. Kita tidak bisa membandingkan dengan pengalaman saya di Inter Milan.”

“Karena alasan inilah kami fokus untuk menuntaskan musim sebaik mungkin, lalu setelah itu kondisinya akan lebih jelas.”

(mrp/krs)

Leave a Reply

Your email address will not be published.