Melatih otot dan membentuk tubuh tanpa harus menjadi anggota gym, memang bisa? Coba berkenalan dulu dengan komunitas Street Workout Indonesia, yuk!

Kita sama-sama tahu atas pentingnya olahraga dalam menjaga stamina dan membentuk tubuh ideal, namun demikian terkadang tak semua orang punya alokasi waktu atau dana khusus untuk melakukan olahraga, seperti misalnya rutin nge-gym.

Jika kamu termasuk orang yang pikir-pikir dulu untuk bergabung menjadi anggota gym tertentu, mungkin kamu akan tertarik dengan tren olahraga kalistenik. Mungkin beberapa dari kamu tak begitu familiar dengan olahraga kalistenik, walaupun besar kemungkinannya pernah melakukannya. Olahraga kalistenik sering juga disebut sebagai street workout karena cukup dengan ‘membawa diri’, kita sudah bisa melakukan berbagai gerakan di mana pun dan kapan pun kita mau.

Masih dari rangkaian acara Hitsss Festival 2018, yang diselenggarakan oleh Hitsss.com bekerjasama dengan Central Park mall dan Neo Soho mall, ada satu acara bincang-bincang seru bersama komunitas Street Workout Indonesia yang digelar pada Sabtu 8 September 2018, untuk membahas apa sih sebenarnya street workout itu?

Street workout, sesuai namanya adalah jenis olahraga atau latihan yang dilakukan di jalan atau luar ruangan (outdoor). Latihan yang dilakukan biasanya mengandalkan bodyweight training, atau latihan yang bertumpu pada berat tubuh kita sendiri, sehingga otot dapat terbentuk. Olahraga ini biasanya menggunakan peralatan sederhana, tidak seperti peralatan olahraga yang terdapat di pusat kebugaran.

Olahraga jenis street workout ini juga semakin banyak digandrungi oleh masyarakat perkotaan, karena olahraga ini mudah dilakukan serta tidak membutuhkan alat atau tempat khusus seperti gym.

street workout2

Di Indonesia, salah satu komunitasnya yaitu, Street Workout Indonesia. Dalam acara Hitsss Festival 2018, komunitas ini ikut berpartisipasi dalam bincang-bincang bertopik “Street Workout, Health and Gym Trend for Urban Youth”, yang berlangsung di Tribeca Park. Hadir Dhimas Ramadhan (Chairman of Street Workout Indonesia) dan Wijaya Kusuma (Founder of Baramora Academy) yang menjelaskan mengenai gaya hidup sehat tanpa harus mengeluarkan biaya mahal, serta olahraga-olahraga asyik yang bisa kamu lakukan di mana saja tanpa harus ke gym.

“Street Workout Indonesia sendiri hadir sejak tahun 2013. Perkembangannya cukup baik, banyak anggota yang mendaftar dan mereka berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang pekerja, mahasiswa, hingga anak sekolah,” ujar Dhimas Ramadhan dari Street Workout Indonesia.

street workout1

Olahraga seperti ini sebenarnya bukan sekadar gaya hidup semata, melainkan menjadi alternatif olahraga untuk orang-orang yang menginginkan tubuh yang sehat. “Sebenarnya street workout itu bukan lifestyle yang tiba-tiba jadi tren. Kami hanya menyediakan wadah atau komunitas untuk mereka yang butuh olahraga hanya saja tidak punya waktu untuk pergi ke gym. Atau mereka yang butuh alternatif olahraga di luar ruang, selain lari, misalnya,” papar Dhimas.

Selain memberikan penjelasan, para pembicara juga mencontohkan langsung di atas panggung seperti apa olahraga street workout itu dan bagaimana melakukannya, yang pastinya mengundang antusiasme penonton.

Contoh latihan yang mudah dilakukan antara lain untuk pemanasan, kamu bisa melakukan jumping jacks, yang selanjutnya bisa dilakukan dasarnya seperti push up dan untuk tingkat lanjut bisa mencoba plunge. Jika kamu tertarik untuk mempelajarinya, kamu bisa tergabung dengan komunitas ini, karena kamu akan dibantu dan diajari bagaimana melakukan street workout yang baik dan benar.

Acara Hitsss Festival 2018 ini didukung oleh para mitra pendukung, yaitu: Datascrip, Datascrip Creative Tablet, Wacom, Tauzia Hotels, Harris Hotels, Yellow Hotel, Lumix, Toyota, Skechers, Viu Indonesia, Dewaweb, Cocowork, Eatlah, Darling Rock, Gaia, Mineral Botanica, Sunpride, dan Pinot Bread.

Dan juga para community partners, yaitu: Kaskus, Cocowork, Artsphere, Startup Lokal, IKJ, Dancebox Studio, Brand Adventure, Streetworkout Indonesia, dan Baramora Academy. Serta para media partners, ada: Indonesia Tatler, Metro TV, Medcom.id, Viva, Metrotvnews.com, Kompas.com, Koran Sindo, Sindonews.com, Provoke, Cosmopolitan, HerWorld, CheckInJakarta, PopMama, EventJakarta, EventJournal, EventBanget. (AP/ZN/AR)