Fakta-fakta Pria Surabaya Masukkan Kabel ke Penis Demi Kepuasan Seksual


Jakarta

Seorang pria asal Surabaya dilaporkan mengalami sakit perut tak tertahankan selama beberapa hari. Diketahui bahwa sakit perut itu ternyata disebabkan oleh kabel earphone yang bersarang di kandung kemihnya.

Fenomena tersebut disorot oleh media dan jurnal medis internasional. Disebutkan, pria tersebut dirawat di IGD RSUP Dr Soetomo gegara keluhan nyeri perut bagian bawah setiap buang air kecil selama tiga hari.

Berikut fakta-faktanya

Nyeri perut bagian bawah saat buang air kecil

Saat dirawat di IGD RSUP Dr Soetomo, pria berusia 34 tahun itu mengeluh nyeri perut bagian bawah selama 3 hari, nyeri tersebut muncul ketika buang air kecil. Ia mengatakan kepada dokter bahwa telah memasukkan kabel earphone ke dalam uretra saat melakukan masturbasi

Demi memuaskan hasrat seksual

Pria tersebut mengatakan kepada ahli bedah bahwa dia memasukkan kawat ke penisnya untuk ‘kesenangan dan kepuasan seksual’. Ia juga mengaku sering melakukan aksi ini 3-5 seminggu saat masturbasi.

Ditemukan kabel sepanjang 80 cm

Berdasarkan hasil rontgen, kawat earphone di dalam penis pria asal Surabaya tersebut berbentuk tergulung dengan lebaran bundar sebesar 3 mm dan panjang 80 cm. Namun beruntungnya, kawat tersebut tidak sampai menempel di dinding kandung kemih.

Didiagnosa poliembolokoilamania

Tim psikiatri mendiagnosis poliembolokoilamania, tindakan memasukkan benda asing ke dalam lubang seperti rektum dan vagina.

Dari jurnal yang diterbitkan dalam Radiology Case Reports, pria tersebut tidak menunjukkan perilaku psikotik yang jelas dan secara mental dia sehat. Dia juga tidak memiliki gejala psikotik, OCD, kecemasan atau depresi.

Meski jurnal tersebut menyatakan pria itu sehat secara mental, memasukkan benda-benda secara sengaja ke dalam meatus uretra untuk kepuasan seksual mencerminkan suatu kondisi psikopatologis.

Simak Video “Vaginismus Bisa Jadi Pemicu ‘Pasangan Gancet’
[Gambas:Video 20detik]
(Dzihni Ismah Hanifah/kna)


Leave a Reply

Your email address will not be published.