Demam Lassa yang Sedekade Lebih Tak Terdeteksi di Inggris Muncul Lagi, Satu Tewas


LONDON, KOMPAS.com – Seorang pasien meninggal di Bedfordshire setelah ditemukan menderita demam Lassa, ketika jumlah total kasus orang yang didiagnosis dengan penyakit itu di Inggris menjadi tiga.

Kematian itu terjadi kurang dari 48 jam setelah terungkap bahwa dua orang telah didiagnosis dengan penyakit menular yang berpotensi mematikan dan kasus “kemungkinan” ketiga sedang diselidiki.

Baca juga: Demam Babi Afrika Apakah Berbahaya bagi Manusia?

Tapi pembaruan pada Jumat (11/2/2022), Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan kasus “kemungkinan” sekarang telah dikonfirmasi dan telah meninggal.

Ini adalah pertama kalinya kasus penyakit menular yang berpotensi mematikan, yang disebabkan oleh virus Lassa, telah diidentifikasi di Inggris selama lebih dari satu dekade.

“Badan Keamanan Kesehatan Inggris dapat mengkonfirmasi bahwa kemungkinan kasus demam Lassa yang sedang diselidiki sekarang dikonfirmasi, sehingga jumlah total kasus menjadi tiga. Sayangnya, individu ini telah meninggal,” terang UKHSA dilansir Guardian.

“Kami menghubungi individu yang memiliki kontak dekat dengan kasus sebelum konfirmasi infeksi mereka, untuk memberikan penilaian, dukungan, dan saran yang tepat. Risiko bagi masyarakat umum tetap sangat rendah.”

Seorang juru bicara yayasan NHS rumah sakit Bedfordshire juga mengonfirmasi meninggalnya pasien terkonfirmasi demam Lassa yang berada dalam perawatannya, dan menyampaikan belasungkawa pada keluarga.

“Kami akan terus mendukung keluarga pasien dan staf kami dan bekerja sama dengan rekan-rekan dari UKHSA untuk melakukan latihan pelacakan kontak yang kuat.”

Baca juga: Biografi Walter Reed, Dokter Pelopor Penanganan Epidemi Tifus dan Demam Kuning

Salah satu dari dua kasus yang dikonfirmasi sebelumnya telah pulih, sementara UKHSA mengatakan pada Rabu (9/2/2022) bahwa pasien kedua menerima perawatan spesialis di yayasan yayasan NHS Royal Free London.

Tiga kasus berada dalam keluarga yang sama di timur Inggris dan terkait dengan perjalanan baru-baru ini ke Afrika barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.