Dampak Covid-19 terhadap Otak, Apakah ada Hubungannya dengan Memori? Simak Penjelasannya


LAMPUNGTENGAH.COM – Pada awal pandemi, salah satu laporan paling umum dari mereka yang terinfeksi Covid-19 adalah hilangnya indera perasa dan penciuman.

Yang mengejutkan, daerah otak yang ditemukan oleh para peneliti Inggris terkena Covid-19 semuanya terkait dengan olfactory bulb, sebuah struktur di dekat bagian depan otak yang meneruskan sinyal tentang bau dari hidung ke daerah otak lainnya.

Selain efek dari Covid-19, indera penciuman juga penting untuk penelitian Alzheimer, karena beberapa data menunjukkan bahwa mereka yang berisiko terkena penyakit ini memiliki indra penciuman yang berkurang.

Baca Juga: Penelitian Baru! Dampak Covid-19 ternyata Berbahaya untuk Otak

Meskipun terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang dampak jangka panjang dari efek terkait Covid-19 pada indera penciuman, menyelidiki kemungkinan hubungan antara perubahan otak terkait Covid-19 dan memori sangat menarik terutama mengingat daerah yang terlibat dan pentingnya mereka dalam memori dan penyakit Alzheimer.

Covid-19 dapat membantu memahami penuaan, temuan baru ini memunculkan pertanyaan penting yang belum terjawab: Apa arti perubahan otak ini setelah Covid-19 untuk proses dan laju penuaan? Juga, apakah otak pulih dari infeksi virus dari waktu ke waktu, dan sampai sejauh mana?

Baca Juga: Doni Salaman Menjadi Tersangka, Lesti Dan Billar Kena Imbasnya, Simak Selengkapnya!

Ini adalah area penelitian aktif dan terbuka yang mulai kami tangani di laboratorium saya bersama dengan pekerjaan berkelanjutan kami yang menyelidiki penuaan otak.

Pekerjaan kami menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, otak berpikir dan memproses informasi secara berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.