3. Tetapkan tujuan jangka panjang yang spesifik

Tujuan jangka pendekmu sudah tercapai, lantas bukan berarti kamu harus berhenti untuk berhemat. Idealnya adalah, ketika satu tujuan tercapai karena kamu berhemat, seharusnya kamu juga bisa berhemat untuk mencapai tujuan lain yang baru.

Jadikan tujuan awal kamu menjadi titik awal kamu belajar untuk menggunakan uang dengan seperlunya. Karena semakin ke depan, kamu akan mengerti bagaimana cara berhemat yang baik untuk menjaga kestabilan keuanganmu.

Buatlah tujuan yang spesifik, misalnya kamu ingin punya tabungan 10 juta Rupiah dalam jangka waktu 6 bulan. Dari tujuan itu mulailah berhitung, berapa yang harus kamu hemat setiap harinya.

4. Tetapkan kebiasaan baru secara bertahap

Apa pun yang menjadi kebiasaan tidak akan berat untuk dilakukan. Dalam menerapkan kebiasaan, yang paling susah adalah memulainya. Segala sesuatu akan tampak sulit dilakukan jika secara drastis, karena itu ada baiknya kamu bangun kebiasaan secara bertahap, termasuk soal berhemat.

Banyak cara untuk mengubah kebiasaan kamu untuk berhemat. Salah satunya mungkin kamu bisa mencoba dengan hal paling mudah, seperti tidak makan di luar ketika di kantor. Sebagai gantinya kamu bisa membawa bekal dari rumah. Sampai tujuan kamu tercapai, jangan coba mengubah kebiasaan ini. Mulailah selangkah demi selangkah dan kamu akan sampai pada tujuan yang telah kamu buat.

5. Rayakan keberhasilan

Ketika kamu memutuskan untuk hidup hemat, tentunya ada banyak hal yang kamu tahan atau tunda dalam hal membelanjakan uang. Ketika kamu berhasil berhemat, kamu bisa merayakan hal tersebut. Bisa dengan minum kopi bersama keluarga atau teman dekat. Kegiatan ini perlu dilakukan untuk menyemangati diri sendiri dengan dukungan orang terdekat. (JU/AR)