Telah digelar sejak tahun 2005 dan menjadi ikon festival jazz Indonesia, Java Jazz hadir kembali pada 4, 5, 6 Maret 2016 mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Beragam penampil jazz, baik lokal dan internasional telah mengonfirmasi kehadirannya untuk tampil di Java Jazz 2016.

Ada beberapa perubahan dalam festival yang telah berlangsung selama 11 tahun ini. Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (26/1) lalu di Airman Lounge, Jakarta, Dewi Gontha, President Director Java Festival Production (JFP) selaku penyelenggara acara mengungkapkan, “Tahun ini ada beberapa perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah panggung berkurang dari 17 menjadi 11, lalu harga tiket juga naik adalah beberapa perubahan di antaranya,” katanya.

Dewi melanjutkan, jumlah panggung berkurang tahun ini akibat banyak ketidaktahuan penonton adanya panggung di lantai 6 JIExpo. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan jumlah penampil agar semua kebagian penonton, JFP memutuskan agar semua panggung berada di lantai yang sama.

Hingga saat ini, Java Jazz terkonfirmasi akan menampilkan 40 performance dari Indonesia, dan internasional sebanyak 36 performance. “Namun hal ini akan masih bertambah seiring dengan makin banyak musisi yang menyusul konfirmasinya,” ungkap Ifa Fachir, Program Director JFP.

Baca halaman selanjutnya: kehadiran Barasuara, 5 Romeo…