Lebih baik mulai bisnis atau kerja kantoran saja? Ini cara mudah mengetahui bahwa kamu terlahir untuk menjadi seorang pengusaha dan bukan karyawan.

Seorang pengusaha memiliki pemikiran yang cenderung berbeda dari orang kebanyakan. Ketika orang lain melihat masalah, seorang pengusaha akan menganggap itu sebagai peluang. Ketika mereka diberitahu untuk tidak melakukan sesuatu, mereka sering kali justru malah mengejarnya. Dan ketika mereka berhasil, tentu saja mereka akan senang karena mengetahui bahwa itu adalah hasil dari kerja kerasnya sendiri.

Banyak yang telah menulis bagaimana ciri-ciri yang dimiliki seorang wirausahawan, seperti memiliki sifat kompetitif, punya semangat tinggi, kreatif, mampu mengendalikan keadaan dan mampu menonjol dari yang lainnya. Tetapi sifat tersebut tidak selalu tentang seorang pengusaha. Karena untuk menjadi seorang pengusaha haruslah memiliki indikator lain yang berbeda dari yang lainnya. Berikut adalah tiga tanda tersembunyi yang menunjukan bahwa kamu cocok menjadi seorang pebisnis.

1. Kamu Mudah Memotivasi Diri di Titik Terendah dalam Hidup

Gary Vaynerchuck, CEO VaynerMedia, sebuah perusahaan agensi digital di New York mengatakan bahwa ia terobsesi dengan kekalahan. Baginya, kehilangan atau kekalahan membuatnya bertekad untuk mengatasi rintangan dan bertahan. Perjalanan untuk menjadi seorang pengusaha diisi dengan kekecewaan dan keterpurukan. Rasa sakit dan penderitaan adalah bagian dari ritual peralihan (dari karyawan menjadi pengusaha). Cara tersebut merupakan jalan untuk bangkit kembali dan berjalan secara perlahan untuk kemudian menjadi seorang pengusaha sejati.

Ketika kamu pernah tertawa terbahak-bahak ketika dipecat, atau kamu justru merasa bersemangat ketika berada di titik terendah itu pertanda bahwa kamu cocok menjadi seorang pengusaha.

Next: Memiliki Jaringan Pertemanan Bisnis yang Luas