Penasaran seperti apa jadwal kegiatan harian orang sukses? Apakah sama dengan yang biasanya kamu lakukan sehari-hari?

Ternyata orang-orang sukses ini punya kebiasaan positif yang membuat mereka menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari hari ke hari. Kebiasaan baik ini membantu meningkatkan mereka dalam perbaikan hidup tidak hanya dari sisi personal tapi juga profesional. Kamu bisa mencoba mengikutinya, Hitsssters!

Berlari di pagi hari

Shane Dunn, Chief Development Officer Pedal Pub, sebuah bisnis party bike di Amerika Serikat mengatakan bahwa ia selalu memulai paginya dengan berlari. “Berlari mengaktifkan aliran ide-ide menarik.  Ini membantu saya untuk tetap fokus.” Baginya ini membantunya untuk bekerja dengan pikiran yang lebih jernih. Sehingga ia bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan lebih efektif.

Mulailah hari dengan memiliki tujuan yang spesifik

Menjadi sibuk sepanjang hari tidak berarti seseorang menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. “Menjebakkan diri dalam kesibukan tidak akan membuatmu merasa puas, sebaliknya justru akan merasa kelelahan di ujung hari, bahkan frustasi.,” ujar Brad Hillier, CEO of Re-Bath, sebuah perusahaan waralaba renovasi kamar mandi di Amerika Serikat. Karena itu ia selalu memulai harinya dengan menetapkan tujuan yang spesifik. Ketika ia memiliki tujuan yang jelas yang ingin dicapai, ia benar-benar bisa mencapainya karena ia tahu apa yang menjadi prioritasnya.

Hidupkan rasa ingin tahumu

Setiap harinya terutama dalam waktu kerja yang kamu punya, selalu baca dan pelajari hal baru tentang hal-hal yang menarik minat kamu. Inovasi selalu datang dari menciptakan koneksi-koneksi yang tidak dilihat oleh orang lain. Kejeniusan artistic Leonardo da Vinci adahal hasil dari pembelajarannya tentang anatomi, mekanika dan teknik.

“Hampir semua yang saya baca mengarahkan saya pada cara berpikir baru tentang bisnis kami. Apakah buku itu tentang presentasi, negosiasi, bahasa, sejarah dan lainnya selalu ada sesuatu yang bisa saya pelajari. Ini membantu saya untuk bekerja dengan cara yang berbeda dan membuat hubungan-hubungan dari pengetahuan yang saya punya yang tidak terlihat oleh orang lain,” ujar Hilary Scharton, VP dari K-12 Product Strategy di Instructure, sebuah perusahaan Learning Management System (LMS).

Next: Lima menit berefleksi untuk melatih mental