via Instagram @irzanraditya
via Instagram @irzanraditya

H: Sempatkah terpikir bahwa apa yang didirikan ini akan gagal?

IR: Saya sudah kenyang dengan kegagalan karena sudah sering mengalaminya. Gagal itu soal mindset. Ketika gagal yang terpenting adalah jangan sampai mental kita juga jadi jatuh. Kegagalan itu biasa, karena itu bagian dari proses belajar.

Sekarang tim Kata.AI ada 50 orang. Kami punya investor, share holder. Sekarang kami ingin membesarkan perusahaan jadi lebih besar lagi. Jadi kami harus meminimalisir kegagalan.

H: Bagaimana Irzan bisa sampai pada keputusan yang sulit dalam berbisnis seperti contohnya pada saat pivot itu?

IR: Perlu cek realitas dan opini orang lain. Karena pebisnis nggak boleh mementingkan egonya aja. Harus mau mendengar masukan orang lain. Masa depan bidangnya bagaimana, perkembangan di luar seperti apa, kapasitas diri kita bagaimana. Harus mengecek keseluruhan, 360 derajat.

Saya sendiri selalu luangkan waktu untuk self-reflect, melihat ke belakang. Kadang kita harus mundur untuk bisa melihat gambaran yang lebih besarnya.

H: Siapa sosok yang dianggap paling inspiratif?

IR: Saya suka Steve Jobs. Tapi saya nggak punya tokoh idola. Karena dari banyak tokoh, saya mencoba mengumpulkan sisi-sisi positif yang bisa saya terapkan.

H: Apa quotes yang paling Irzan pegang dalam hidup?

IR: Reach for the sky but keep your feet on the ground. Tetep punya ambisi, tapi tahu how to stay humble. Karena buat apa sombong, akan selalu ada langit di atas langit. (AR)