Indonesia International Book Fair 2017 kembali digelar pada 6 hingga 10 September 2017 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC). Tak hanya menjadi ajang pameran buku, tapi juga seni budaya, musik dan film.

Buku adalah “rumah ilmu”. Buku juga pembentuk karakter serta sumber perubahan sosial. Tak heran, Presiden pertama RI Soekarno dan Mahatma Gandhi mendapatkan inspirasi perubahan bangsanya karena pengetahuan yang diperoleh dari ragam buku yang dibaca.
Mengingat pentingnya arti sebuah buku, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) pada 6 hingga 10 September 2017 menggelar Indonesia International Book Fair (IIBF) di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta yang akan mulai dibuka dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.

IIBF 2017 akan menempati luas area 4.700 m2, menyediakan 192 stan yang terdiri dari stan special design, stan semi special design, stan standar dan stan minimalis (stan Indonesia Rights Fair dan Antiquariat), diikuti oleh 20 negara, dimeriahkan oleh lebih dari 100 acara edukasi, dan target dikunjungi lebih dari 90 ribu lebih pengunjung. IIBF ini tidak hanya berisi eksibisi dan transaksi, tapi juga diskusi dan performance dari peserta lokal maupun internasional.

Baca halaman selanjutnya: Jelajah dunia pengetahuan…