Band Jakarta yang bernuansakan rock n roll 60’s, Indische Party, berhasil merampungkan sesi rekaman di Abbey Road Studios, London, Inggris. Keberangkatan mereka ke tanah Inggris ini dalam rangka sesi rekaman Converse Rubber Tracks, sebuah acara tahunan dari produsen sepatu Converse yang memberangkatkan musisi-musisi untuk rekaman di 12 studio ikonik yang tersebar di seluruh dunia. Japs Shadiq (vokal), Kubil Idris (gitar), Jacobus Dimas (bass), dan Tika Pramesti (drum) terpilih menjadi satu-satunya pemenang dari Indonesia yang diberangkatkan untuk sesi rekaman.

Alan O'Connell dan Tika Pramesti di Abbey Road Studios. (Dok. Indiscche Party)
Alan O’Connell dan Tika Pramesti di Abbey Road Studios. (Dok. Indiscche Party)

Mendapatkan kesempatan yang langka, empat sekawan ini langsung memaksimalkan waktu sebaik-baiknya. Di Abbey Road Studios, mereka menggunakan Studio Two yang dikenal sebagai Home of The Pop, karena karya-karya yang dihasilkan di dalamnya. Selama dua hari di sana, Indische Party berhasil merekam dua buah lagu.

Proses rekaman sendiri dipandu dan diramu langsung oleh Alan O’connell, seorang produser musik dan penata rekam asal Inggris yang telah bekerjasama dengan Mark Ronson, Paul Epworth Erol Alkan, Bruno Mars, The Vaccines, Placebo, Duran Duran, Metronomy, Klaxons, The Future Heads, The Rapture, dan nama-nama besar lainnya.

Dua buah lagu yang direkam grup, yang berdiri sejak tahun 2011 ini, tentunya berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya. Abbey Road Studios secara langsung memiliki dampak magis dalam hasil rekamannya. “Studionya tidak banyak berubah dari era The Beatles. Ruangan di mana pun kita berdiri, segalanya terdengar hebat. Ruangan itu sendiri sudah berperan penting dalam suara yang dihasilkan oleh rekaman, bagai amplifier besar. Penuh dengan alat-alat musik legendaris,” komentar David Tarigan, produser Indische Party, yang juga ikut berangkat dan membantu proses rekaman di sana.

Bersama Hamzah Thayeb, Dubes RI di London Yang Menyempatkan Datang Untuk Memberi Apresiasi. (Dok. Indische Party)
Bersama Hamzah Thayeb, Dubes RI di London yang menyempatkan datang untuk memberi apresiasi. (Dok. Indische Party)

David Tarigan pun memiliki kesimpulan tersendiri mengenai hasil rekamannya. “Hasilnya seperti Indische Party versi NME. Visualnya seperti Indische Party di daerah hipster Brick Lane,” ungkap David Tarigan. Indische Party akan mengeluarkan hasil rekaman tersebut dalam bentuk piringan hitam, yang rencananya akan dirilis dalam waktu dekat. Selain itu, mereka juga sedang menyiapkan mini dokumenter perjalanan mereka selama di London, Inggris. (KA)