Video Viral Pesawat Garuda Buatan Santri Madura Bisa Terbang, Ini Kata Erick Thohir


KOMPAS.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan sarung dan peci tengah menerbangkan miniatur pesawat Garuda Indonesia, viral di media sosial.

Video yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok @darkwar285 itu tersebar ke berbagai media sosial, bahkan sampai ke Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

“Ini keren puoooll. Miniatur pesawat @garuda.indonesia yang betulan bisa terbang karya Mas Agus Humaidi. Serasa ikut terbang,” tulis Erick, dalam keterangan video, Jumat (4/2/2022).

Bukan hanya merasa kagum, Erick juga ingin bertemu dengannya langsung.

“Kira-kira bagaimana caranya saya kontak Mas Agus Humaidi untuk bisa lihat pesawatnya? Barangkali tamu negara untuk G20 nanti juga bisa disambut bangga oleh display pesawat ini,” lanjutnya.

Baca juga: Videonya Viral di Media Sosial, Ini Arti Kendaraan ODOL dan Sederet Dampaknya

Baca juga: Viral, Video Cek Arus Listrik Bocor Pakai Kode 44 di Meteran, Ini Kata PLN

Apresiasi Erick Thohir

Erick akhirnya bisa bertemu langsung dengan Khomaidi, pemuda yang membuat miniatur pesawat Garuda Indonesia tersebut, pada Selasa (15/2/2022). 

Humaidi atau Khomaidi, merupakan seorang santri asal Sampang, Madura.

Khomaidi diundang ke Jakarta oleh Erick untuk menerbangkan langsung miniatur pesawat tersebut di lapangan khusus aeromodelling yang ada di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. 

Erick pun mengapresiasi hasil kreativitas Khomaidi yang tidak pernah menyerah dalam usahanya untuk membuat miniatur pesawat terbang yang dilabeli “Garuda Indonesia” itu.

“Apa yang dilakukan Gus Khomaidi ini luar biasa. Demi wujudkan kreativitasnya, ia tak peduli saat diragukan orang. Meski perlu waktu lama, ia terus mencoba hingga berhasil, dan kini banyak orang, termasuk saya sangat mengapresiasinya,” ucapnya, dikutip dari bumn.go.id, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Viral, Video Isi Token PLN Rp 50.000 yang Didapat 3600, Begini Penjelasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.