Semenjak didaulat menjadi CEO Mataharimall.com, Hadi Wenas segera bergegas mengemudikan perusahaan yang dipimpinnya unjuk gigi di industri ecommerce Indonesia. Lulusan University of Wisconsin (bachelor) dan Stanford University (master), keduanya untuk computer science, ini semenjak peluncuran resmi Mataharimall.com pada September 2015 lalu, sejauh ini telah mengarahkan Mataharimall.com sebagai salah satu ecommerce tercepat dan terbesar dalam hitungan minggu.

“Rutinitas saya sehari-hari (12-14 jam sehari) berpusat pada membangun Mataharimall.com dan mengarahkan tim untuk mencapai visi Mataharimall.com. Saya mengawasi berbagai tim dan memastikan mereka semua berjalan dengan baik. Biasanya, selalu ada saja satu divisi yang sedang ‘ketinggalan’, jadi layaknya dokter, saya coba menangani pasien berbeda dengan penyakit berbeda setiap harinya,” kata Hadi, menceritakan kesehariannya.

Mataharimall.com juga terus berkembang dari segi jumlah karyawan, dan kini memiliki lebih dari 400 faMMilia (sebutan untuk keluarga Mataharimall.com) yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan konsumen, baik melalui kantor pusat di Kuningan, maupun di fulfillment center mereka yang terletak di Halim Perdana Kusuma.

Di tengah kesibukannya, Hadi yang menggemari buku Street Smarts oleh Bo Burlingham dan Norm Brodsky dan Quiet oleh Susan Cain serta mengaku berkepribadian tipe ISTJ (Myers-Brigg Type Indicator) ini, menyempatkan waktu berbagi kepada Hitsss tentang strategi Mataharimall.com di peta persaingan ecommerce, inovasi yang dilakukan, hingga kultur perusahaan gaya startup yang dibangunnya dalam Mataharimall.com. Simak!

Seperti apa strategi business-to-consumer yang tepat dan unique selling point yang diunggulkan, untuk bersaing dengan para kompetitor?

Sebagai pemain ecommerce terbaru, kami percaya kami dapat menawarkan terobosan-terobosan out of the box. Contohnya, pertama, SuperSeptember, yang diskon hingga 99 persen. MMall-goers (sebutan untuk online shopper yang berbelanja) bisa berbelanja iPhone 6, dalam jumlah terbatas, dengan harga Rp 109 ribu saja.

Kedua, SuperCicilan 0 persen tanpa minimum, yang memungkinkan Mall-goers bisa berbelanja Susu Ultra Rp 4500 bisa dicicil 12 bulan. Ketiga, O2O (online to offline), yang memungkinkan MMall-goers untuk berbelanja online dan dapat mengambil dan membayar di Matahari Deptartment Store pilihan, atau mengambilnya di elocker kami. Kami percaya kalau kami bekerja lebih keras dan terus menghadirkan gebrakan baru, kami dapat bersaing dengan ecommerce lainnya.

Sebenarnya pengalaman berbelanja online seperti apa yang ditawarkan Mataharimall.com pada konsumen?

Kami menyediakan banyak pilihan untuk kemudahan dan kenyamanan bagi para MMall-goers. Pertama, dari segi metode pembayaran, kami menyediakan pilihan COD, transfer bank, maupun kartu debit, kartu kredit, dan sarana cicilan. Gebrakan baru yang kami lakukan adalah tawaran COD di toko. Kedua, metode pengiriman, kami menyediakan pilihan dikirim ke tujuan (rumah, kantor, dll) atau diambil sendiri dengan metode unik, yakni O2O (online to offline).

Fitur O2O memungkinkan MMall-goers untuk membayar, mengambil, dan mengembalikan produk di toko pilihan (Matahari Department Store, Lippo Malls, dll) yang tersebar di seluruh Indonesia maupun melalui elocker yang tersedia di lokasi strategis. Total pilihannya lebih dari 80 lokasi di seluruh Indonesia dan akan terus bertambah.

Apakah betul bahwa persepsi yang ingin dibentuk adalah Mataharimall.com adalah versi online-nya Matahari Department Store? Lalu apabila barang lebih banyak dijual online, apakah tidak khawatir nantinya penjualan di mal akan sepi?

Mataharimall.com dan Matahari Department Store, walaupun kami berdua adalah bagian dari Lippo Group, bisnis kami sangat berbeda. Mataharimall.com adalah pusat belanja online atau one stop electronic mall, yang memungkinkan semua konsumen dapat menemukan semua produk dan jasa dari berbagai macam kategori, yakni, pakaian, elektronik, gaya hidup, makanan, minuman, hingga jasa, yang disediakan oleh berbagai macam penjual.

Kami percaya bahwa retail online dan offline sifatnya saling melengkapi, sehingga keberadaan keduanya tidak akan mengganggu transaksi satu sama lain. Data dari dua pemain ritel di negara lain yang melakukan O2O menunjukkan hasil yang kontras dengan kanibalisasi yang ditakutkan. Dengan strategi O2O, wallet size (nilai uang yang dikeluarkan) setiap pelanggan naik empat kali lipat.

MatahariMall.com mendapatkan pendanaan terbilang besar dari Lippo Group. Bagaimana melakukan alokasi pendanaan efektif berdasarkan skala prioritas?

Dana yang kami dapatkan tidak untuk dipakai sekaligus, namun akan dipakai secara bertahap hingga kami dapat self-sustain. Untuk tahap sekarang, dananya kami pakai untuk membangun tim, platform teknologi, pusat operasional, dan pemasaran. Mohon maaf kami tidak bisa memberikan data detail, namun kami mempunyai rencana matang untuk menjadi perusahaan yang menguntungkan.

Saat ini inovasi-inovasi apa saja yang sedang atau akan dikembangkan oleh Mataharimall.com?

Definisi inovasi saya mungkin berbeda dengan orang lain. Inovasi praktis bagi saya adalah bagaimana bisa mengembangkan sesuatu, tidak harus selalu menciptakan yang baru, untuk menyelesaikan masalah yang belum ada solusinya. Fitur O2O (online-to-offline) adalah salah satu inovasi praktis kami untuk menggebrak pasar, dengan keuntungan yang kami miliki, yakni, ratusan poin fisik ritel dengan level kepercayaan yang tinggi.

Di Jakarta, mungkin orang bertanya kalau bisa dikirim ke rumah kenapa harus ke mal. Tapi kenyataannya, Indonesia lebih besar dari Jakarta, dan MMall-goers di luar Jakarta memiliki perilaku dan kebiasaan yang berbeda dengan orang Jakarta, dan kami sudah melihat hal itu dalam implementasi O2O kami.

Sejauh ini kerja sama dan kolaborasi apa saja yang sudah dibangun Mataharimall.com?

Dalam program SuperCicilan, kami berkolaborasi dengan Bank Mandiri, yang bersedia memodifikasi sistemnya untuk memberikan penawaran Cicilan 0 persen tanpa minimum. Dalam pembayaran dan cicilan lain, kami berkolaborasi dengan banyak Bank lain, seperti BCA, BNI, CIMB Niaga, BII, Nobu, Danamon, BRI, HSBC, UOB, Bukopin, dan Panin. Dalam pengiriman, kami berkolaborasi dengan aCommerce, JNE, REX, Next Logistics, SAP, dll. Dengan pemerintah dan mitra-mitra UKM, akan ada gebrakan baru nantinya, tunggu saja tanggal mainnya.

Seperti apa gaya kepemimpinan dan kultur perusahaan yang ingin dibangun di Mataharimall.com?

Secara garis besar, gaya kepempinan saya ada beberapa karakter. Pertama, direct alias langsung. Saya lahir di Surabaya, di kalangan komunitas Madura. Jadi bawaannya ceplas-ceplos. Sampai sekarang, itu gaya komunikasi yang saya paling nyaman, saya akui ada yang tidak nyaman, tapi saya selalu jelaskan intensinya positif untuk kepentingan perusahaan, bukan ada maksud sampingan atau negatif.

Kedua, black and white alias hitam putih, atau obyektif dan fokus kepada performa output atau deliverable-nya, dan bukan histori, pengalaman, senioritas, dll. Akan ada apresiasi bagi yang mencapai target, dan hukuman bagi yang tidak. Ketiga, detail oriented and hands-on alias detail dan turun tangan. Saya selalu bertanya bagaimana, bagaimana, dan bagaimana, sampai saya nyaman bahwa tim tahu bagaimana cara mencapai target yang telah disetujui. Kalau kurang detail, saya ikut ‘nyemplung’ cari dan tidak jarang tes solusi.

Keempat, risk taking, fast decision making and move on. Saya secara konstan melakukan kalkulasi risiko, mengumpulkan fakta secukupnya, mengambil keputusan bersama tim, dan maju tidak melihat ke belakang. Tentu saja tidak semua keputusan yang kami ambil itu benar, tapi kalaupun salah, kami selalu belajar untuk dapat membuat keputusan lebih baik dengan cepat di kemudian hari. Dan kelima adalah go all out alias tidak setengah-setengah dalam apapun yang saya lakukan. Inisiatifnya, targetnya, dan agresifnya.

Sedangkan untuk budaya perusahaan, meski kini sudah ratusan karyawan, budaya kami adalah startup, alias chain of command-nya pendek. Dari saya dan manajemen lain sampai ke staf cuma ada tiga level, maksimal empat. Ada beberapa budaya yang kami jalankan, pertama, it’s better to apologize later than ask for permission (lebih baik minta maaf nanti, daripada menunggu izin). Maksudnya, semua level didorong untuk membuat keputusan cepat. Kalau salah, pasti ada hukumannya, tapi kalau menunggu dan tidak melakukan apa-apa (no action), hukumannya lebih besar.

Kedua, we cover each other’s back. Artinya, kalau ada salah satu fungsi yang bolong, yang lain akan melakukan yang terbaik untuk membantu atau menggantikan. Contohnya, waktu kita kedatangan pesanan puluhan ribu, tim foto yakni pemasaran dan merchandising, semua berkumpul di Fulfillment untuk ikut bantu pengemasan pesanan pelanggan.

Ketiga, hands-on role modeling leadership. Semua pemimpin dari saya sampai ke bawah harus hands-on, bisa melakukan apa yang dilakukan bawahannya lebih baik, atau bisa memberikan masukan berarti. Gayanya bukan nyuruh-nyuruh, tapi memberi contoh.

Bagaimana caranya senantiasa menghasilkan ide kreatif dan inovasi baru bisnis?

Ide munculnya macam-macam, setiap orang berbeda-beda. Untuk saya, setiap kali ada ide, datangnya tidak beraturan. Kadang waktu mandi, melihat sesuatu, melihat seseorang, mendengar percakapan, dan lain-lain, lalu saya foto, catat, atau saya kirim ke tim saat itu juga, selagi masih hangat.

Ide juga tidak selalu dari diri sendiri. Sering ide muncul dalam diskusi dengan orang lain yang lebih paham di bidang atau topik tertentu. Contoh, kami ada program “MiMMpi Gan” dengan Kaskus. Awalnya kami sudah berpikir untuk melakukan sesuatu bersama dengan mitra ini. Namun ide cemerlang baru muncul waktu kami melibatkan Kaskuser aktif di tim lain dalam organisasi kami, karena dia lebih tahu dan mengenal apa yang disukai oleh Kaskuser lainnya.

Dari Oracle, McKinsey, Zalora hingga aCommerce, dan sekarang Mataharimall.com, pelajaran berharga apa yang didapat selama berkecimpung di karier dan bisnis yang didalami hingga saat ini?

Pengorbanan banyak sekali. Kegagalan tentu saja pernah. Saya hanya manusia biasa, kerja sekeras apapun, kalau Tuhan tidak menghendaki ya, percuma. Salah satu pelajaran hidup berharga saya adalah bahwa konsep karma itu benar ada. Apa yang kamu tanam akan kamu tuai di kemudian hari, baik hal baik maupun hal buruk. Oleh karena itu, penting sekali memperlakukan pelanggan, mitra, karyawan dengan adil. Saya gunakan kata adil bukan baik, karena baik itu relatif, sedangkan adil itu absolut.

Elemen kunci untuk memulai dan menjalankan bisnis ecommerce yang sukses?

Menurut saya, ecommerce itu sesungguhnya bukan bisnis teknologi, melainkan bisnis dagang, sama seperti toko atau mal. Bisnisnya menjual produk atau layanan, bedanya ini di dunia maya alias online.

Jadi elemen kuncinya selaras dengan kunci sukses bisnis dagang offline, yaitu, produk apa yang mau dijual? Apa keunggulan produknya dibandingkan pemain lain? Apa keunggulan perusahaan dibandingkan pemain lain? Siapa target market-nya? Dan siapa timnya untuk setiap bagian: merchandising, pemasaran, operasional, dan teknologi?

Bagaimana memandang industri digital Indonesia saat ini dan harapan masa depan?

Saat ini, dunia digital Indonesia sedang berada pada titik critical inflection. Tahun ini, penetrasi internet akan melampaui 30 persen, ini berarti akan terdapat lebih dari 80 juta masyarakat Indonesia yang memanfaatkan internet.

Penetrasi internet yang terus meningkat ini akan mendukung pertumbuhan ecommerce di Indonesia. Jumlah penjualan ritel online hanya sebesar 0,7 persen dari total penjualan ritel, namun diproyeksikan akan tumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang.

Ini tidak lepas dari penetrasi internet yang semakin meningkat. Kami berharap agar Mataharimall.com dapat berpartisipasi dalam peningkatan penjualan ritel online dan pada akhirnya, menjadi salah satu bagian dari roda penggerak perekonomian Indonesia. (DI)