5 Tips Menyekolahkan Anak ke TK di Masa Pandemi, Orang Tua Wajib Tahu!


Setiap orang tua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Sebab sejatinya, pendidikanlah yang akan mengantarkan anak -anak kelak menuju masa depan yang terbaik. Namun semenjak dinyatakan status pandemi covid-19 pada tahun 2020, kegiatan sekolah seketika berubah, semuanya harus beradaptasi dengan skema pendidikan secara daring atau online. 

Tantangan yang cukup besar dihadapi oleh orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya ke jenjang sekolah TK. Sebab pada usia ini, anak memerlukan banyak stimulus untuk tumbuh kembangnya dan sekolah TK adalah awal masa pendidikan resmi bagi pendidikan karakter anak, yang memerlukan interaksi langsung baik dengan guru maupun teman–temannya. 

Tak perlu khawatir, beberapa tips berikut dapat menjadi referensi bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya ke TK di masa pandemi.

5 Tips Menyekolahkan Anak ke Taman Kanak-kanak (TK) di Masa Pandemi.

1. Anak sudah cukup umur untuk sekolah

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-kanak (TK).

Mengenai syarat usia anak masuk TK pada Pasal 4 menyebutkan bahwa untuk masuk TK A anak berusia 5 tahun atau paling rendah 4 tahun, dan untuk masuk TK B anak berusia 6 tahun atau paling rendah 5 tahun.

Usia anak tersebut harus dibuktikan dengan akta kelahiran anak atau surat keterangan lahir anak yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dan dilegalisir oleh pejabat setempat yang berwenang di domisili anak tersebut.

2. Pastikan anak sudah siap untuk sekolah

Selain umur yang sudah cukup, orang tua juga harus memastikan anak sudah siap, baik secara fisik maupun mental untuk memulai sekolah TK.

Salah satu yang perlu orang tua perhatikan adalah apakah anak sudah siap beraktifitas jauh dari orang tua, apakah anak sudah bisa mengikuti intruksi dan saran, dan apakah anak sudah bisa berkomunikasi dengan baik.

Apabila semua hal tersebut sudah dimiliki oleh anak, maka orang tua sudah bisa mendaftarkan anak ke sekolah TK di masa pandemi saat ini.

3. Memilih sekolah yang sesuai dengan kebutuhan anak

Pada masa pandemi ini, orang tua perlu memilih sekolah TK yang sesuai dengan kebutuhan anak. Hal ini sangat penting, karena apabila tidak dikhawatirkan anak akan bosan atau tidak bisa mengikuti pembelajaran di sekolahnya.

Saat ini, ada sekolah TK yang full online atau daring dan ada juga sekolah dengan sistem tatap muka. Namun, pada keadaan tertentu mengadakan pembelajaran online mengikuti intruksi Dinas Pendidikan dalam penyesuaian masa pandemi.

Bagi anak yang sudah mampu berkomunikasi dengan baik dengan menggunakan gadget, orang tua dapat mempertimbangkan untuk menyekolahkan anaknya di TK yang full daring atau sekolah TK online. Hal ini dapat membantu mencegah terpaparnya anak oleh virus covid-19.

Selain itu, dapat membantu terutama bagi anak yang orang tuanya bekerja dan belum ada yang memungkinkan mengantar jemput anaknya sekolah. Sekolah dengan sistem pembelajaran full online dengan mengambil jadwal kelas malam dapat menjadi solusi.

Namun, apabila dikhawatirkan anak kurang mampu untuk belajar secara full online, orang tua dapat memilih menyekolahkan anak di sekolah TK dengan sistem pembelajaran tatap muka yang telah memenuhi persayaratan keamanan dalam pencegahan penyebaran covid-19. 

4. Berikan ruang bermain untuk anak

Walaupun orang tua merasa hasil pembelajaran anak di sekolah kurang memuaskan, jangan sampai membuat orang tua terlalu memporsir anaknya untuk belajar dirumah.

Meskipun ada target yang harus dicapai, orang tua tetap harus memberikan ruang anak untuk bermain sesuai dengan kebutuhan usianya. Biarkan anak menikmati masa adaptasi belajarnya tanpa kehilangan haknya untuk bermain. 

Selain itu, orang tua juga perlu membuat perjanjian dengan anak, kapan waktu anak untuk bermain gadget. Hal ini dilakukan agar anak tidak terlalu sering bermain gadget yang bisa mempengaruhi kemampuan fokus anak dalam belajar. 

Tetap jalin komunikasi yang baik dengan anak, seperti membahas apa yang telah anak pelajari ketika anak pulang sekolah atau mengenai aktifitas yang telah dijalani seharian sebelum anak tidur, agar anak tetap merasa di sayangi dan diperhatikan oleh orang tua.

5. Luangkan waktu untuk mengulang pelajaran anak dirumah dengan cara yang menarik

Kemampuan setiap anak dalam menyerap pelajaran memang berbeda, tidak semua anak mampu menyerap dengan cepat pembelajaran yang diterimanya disekolah. Terutama di masa pandemi ini, saat anak TK belajar secara online.

Dalam hal ini, orang tua perlu meluangkan waktu untuk membantu anak mengulang kembali pembelajaran anak dirumah dengan cara yang menarik. Dengan adanya kerjasama yang baik antara guru dan orang tua, di rumah akan sangat membantu dalam mencapai tujuan pembelajaran anak di masa pandemi ini.

Selain mengulang pelajaran di rumah dengan cara yang menarik, orang tua juga bisa memberikan hadiah kepada anak setiap anak rajin belajar. Hadiahnya tidak perlu yang mewah atau mahal. Misalnya orang tua memberikan satu buah bintang yang di tempel di kertas setiap anak belajar dengan semangat. Apabila bintang telah mencapai sepuluh maka anak boleh jajan di minimarket atau jalan-jalan ke taman. 

Itulah tadi 5 tips yang bisa orang tua coba apabila hendak menyekolahkan anak ke TK di masa pandemi ini. Kelihatannya seperti mudah, tapi kenyataannya memerlukan usaha yang lebih untuk bisa mendapatkan hasil pembelajaran seperti yang kita harapkan. Semoga beberapa tips di atas dapat menjadi pencerahan bagi orang tua yang hendak menyekolahkan anaknya ke TK di masa pandemi ini.  

Leave a Reply

Your email address will not be published.