Fintech Investree meresmikan ekspansi usahanya di Semarang, Jawa Tengah, langkah awal untuk menghadirkan fasilitas pinjam meminjam bagi UMKM yang belum terjangkau institusi keuangan konvensional di luar Jabodetabek.

Pada 26 Juli lalu, Investree (PT Investree Radhika Jaya), startup di bidang financial technology (fintech) sekaligus pionir peer-to-peer (P2P) lending marketplace di Indonesia, meresmikan ekspansi usahanya di Semarang, Jawa Tengah. Langkah awal untuk memperluas jangkauan layanan ke berbagai daerah di Tanah Air dengan menghadirkan fasilitas pinjam meminjam bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya industri kreatif dalam semangat “Semua Bisa Tumbuh”.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan, “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, terdapat peningkatan jumlah UMKM sebanyak lebih dari 40 ribu dan hal itu merupakan potensi besar untuk dieksplorasi. Hadirnya kantor perwakilan Investree yang berlokasi di Semarang memudahkan kami dalam menjangkau Calon Borrower yang mayoritas pegiat UMKM di Jawa Tengah dan sekitarnya, sehingga transaksi dapat berjalan lebih efektif dan efisien.”

Peresmian ekspansi usaha ini dilakukan setelah Investree resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor registrasi S-2492/NB.111/2017 sebagaimana tertanda pada Surat “Tanda Bukti Terdaftar PT Investree Radhika Jaya” dari OJK pada 31 Mei 2017.

Investree dinyatakan terdaftar sebagai Penyelenggara Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan diatur dalam administrasi Direktorat Kelembagaan dan Produk Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Alhasil, Investree telah memenuhi standar pemerintah dari segi sistem elektronik, mitigasi risiko, kelayakan sumber daya manusia, dan infrastruktur operasional lainnya untuk menjalankan bisnis.

Baca halaman selanjutnya: Fintech Investree…