Sinopsis Film Killing Season Bioskop Trans TV: Dendam Masa Perang


tirto.id – Killing Season merupakan sebuah film dengan genre drama aksi thriller yang akan ditayangkan pada program Bioskop Trans TV hari Kamis (3/3/2022).

Sinema ini berkisah tentang seorang tentara veteran perang Serbia yang masih menyimpan dendam pada kekejaman masa lalu yang ia terima, dan mengejar seorang veteran Amerika walau perang telah usai.

Jika tak ada perubahan jadwal, film yang disutradarai oleh Mark Steven Johnson dan ditulis oleh Evan Daugherty ini akan siar mulai pukul 23.30 WIB.

Dirilis pada 12 Juli 2013 silam, film yang dibintangi oleh Robert de Niro, John Travolta dan Milo Ventimiglia ini mendapatkan rating 5.4 dari 10 poin di laman IMDb.

Awalnya film yang meraup pendapatan kotor 1.1 juta dolar AS dari penayangan globalnya ini akan dirilis dengan judul Shrapnel, pada tahun 1970-an. Akan tetapi proyek tersebut gagal dan baru berjalan proses syutingnya pada Januari 2012.

Judul film pun dirombak menjadi Killing Season, serta mengalami modifikasi sana-sini hingga berganti pemain awal yang rencananya Nicolas Cage dan John Travolta menjadi Robert de Niro dan Travolta.

Cage dan Travolta semula disandingkan sebagai tindak lanjut film mereka sebelumnya, Face/Off, akan tetapi rencana kembali berubah.

Lokasi pengambilan gambar dilakukan di wilayah pegunungan Appalachia, utara Georgia, Amerika yang sesuai dengan plot film. Produksi film digarap oleh rumah produksi Corsan, Nu Image serta Millenium Films.

Sinopsis Film Killing Season

Berlatar belakang perang Bosnia vs Serbia, kala itu pasukan Amerika atas nama NATO datang dan menjadi saksi kekejaman tentara Serbia dalam membunuh penduduk Bosnia. Banyak tentara Serbia yang tewas di tangan pasukan Amerika sehingga menimbulkan dendam.

Beberapa tahun kemudian seorang veteran Serbia mantan anggota Scorpions bernama Emil Kova (John Travolta), berusaha mencari file tentang veteran militer Amerika sekaligus pimpinan operasi NATO bernama Kolonel Benjamin Ford (Robert de Niro).

Ford telah banyak menewaskan pasukannya sehingga Emil Kova berniat balas dendam walau perang telah usai.

Ford sendiri sudah pensiun dari militer dan hidup menyendiri di Pegunungan Appalachian untuk menghilangkan trauma perang yang dialaminya. Ia bahkan menolak datang ke rumah putranya, walau sang cucu telah lahir.

Emil Kova yang dipenuhi dendam pun mencari Ford hingga ke Amerika. Ia berhasil berjumpa dengan Ford, namun menyamar menjadi turis agar dapat membunuh Ford diam-diam.

Semula disambut dengan ramah oleh Ford yang tidak tahu siapa pria tersebut, keadaan langsung berubah drastis saat Ford diberi tahu siapa sebenarnya Kova. Kova yang jauh lebih muda lalu berencana membuat permainan berburu dengan menjadikan Ford sebagai target buruannya.

Latar belakang dendam Kova terungkap bahwa dahulu di medan perang, Ford telah menembak Kova dari belakang hingga Kova lumpuh selama beberapa tahun.

Saat ini situasi berubah, karena Kova yang mengejar dan menjadikan Ford sebagai target tembakan dari belakang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.