Kids Fashion Competition, Cara Iwapi Lamongan Kenalkan Kekayaan Budaya


Lamongan – Fashion Show Competition yang diikuti anak-anak di Pendopo Lokatantra Lamongan berlangsung meriah. Kemeriahan semakin terasa dengan kelucuan puluhan anak-anak yang tampil percaya diri, sambil berlenggak-lenggok di atas runway dengan mengenakan beragam kostum bertema batik dan tenun khas Lamongan.

Pemilihan tema busana dalam rangka Puncak Acara HUT Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) ke-47 ini, menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, sekaligus mengenalkan betapa kayanya Lamongan. Dengan demikian, lanjut Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini, anak-anak Lamongan semakin mengenal kekayaan daerahnya sejak dini.

“HUT IWAPI yang ke-47 ini saya mengucapkan terima kasih atas segala peran dan kontribusi dari Iwapi, atas segala kolaborasinya membantu pemerintah daerah menumbuhkan ekonomi kerakyatan, membantu masyarakat terdampak COVID-19 bahkan masyarakat terdampak banjir,” kata Pak Yes dalam sambutannya, Sabtu (12/2/2022).

Batik bukan lagi busana orang dewasa, anak-anak pun sudah mulai gandrung dengan busana khas Indonesia ini. Hal ini seperti terlihat saat lomba fashion show busana batik anak-anak yang dihelat oleh Iwapi Lamongan.

Bukan sekadar batik biasa, batik yang dikenakan oleh anak-anak ini adalah batik khas Lamongan dengan motif yang dominan adalah bandeng lele. Anak-anak ini lenggak-lenggok di catwalk yang ada di Pendopo Lokatantra Lamongan memamerkan busana batik khas Lamongan di hadapan dewan juri Bupati Lamongan Yuhronur Effendi, Ketua Iwapi Lamongan Anis Kartika Yuhronur Effendi dan Pimred detikcom Alfito Deanova Ginting yang diajak hadir oleh Bupati Lamongan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa batik bukan lagi busana untuk orang dewasa tapi batik juga sudah digemari oleh anak-anak,” kata Anis usai acara, Sabtu (12/2/2022).

Puluhan anak-anak ini berlomba memamerkan beragam kreasi dan desain batik yang kekinian di hadapan dewan juri. Selain warga Lamongan sendiri, batik khas Lamongan kini juga sudah merambah nasional maupun internasional.

“Ini juga salah satu upaya kami untuk meningkatkan tren Lamongan melalui batik, berbagai upaya dilakukan Pemkab Lamongan, di antaranya dengan menggelar pameran-pameran dan gerakan mencintai batik. Yang terbaru dengan menggandeng desaigner dan model, melalui fashion show.

Pak Yes menjelaskan, meski terkontraksi akibat mewabahnya COVID-19, pertumbuhan ekonomi Lamongan pada tahun 2021 berdasarkan data BPS mampu tumbuh di angka 3,65 persen. Ini artinya, lanjut Pak Yes, kolaborasi seluruh pihak tak terkecuali peran IWAPI sangat membantu penguatan ekonomi.

“Mari kita sejalan, berkolaborasi melalui berbagai gerakan #ayoditumbasi #ayobeliproduklamongan #ayopakaiproduklamongan sehingga banyak yang bangga memakai, mengkonsumsi produk Lamongan. Dengan seperti itu UMKM bisa naik kelas dan yang terpenting kesejahteraan bangkit kembali,” imbuhnya.

Dalam Kids Fashion Competition HUT Iwapi, Rere Ausy jadi juara 1, Natania E sebagai juara 2 dan Roro Putri Titian sebagai juara 3. Hari Ulang Tahun Iwapi ke-47 turut dihadiri seluruh ketua organisasi wanita se-Lamongan, serta didukung puluhan stand yang menjajakan berbagai produk kerajinan unik khas Lamongan, yang memanjakan mata para pengunjung.

Simak Video “Desa di Lamongan Sudah Seminggu Banjir, Warga Beralih Naik Perahu
[Gambas:Video 20detik]
(sun/sun)

Leave a Reply

Your email address will not be published.