April 2022, Tenun Masalili Tampil di Fashion Show Nasional


” Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Muna makin gencar melakukan promosi kain tenun Masalili baik skala daerah maupun tingkat naional ”

MUNA, TELISIK.ID – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Muna makin gencar melakukan promosi kain tenun Masalili baik skala daerah maupun tingkat naional.

Setelah kain tenun bermotif rebung dan bintang yang dikenakan Presiden, Joko Widodo (Jokowi) di puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN), 9 Februari lalu, Dekranasda kembali akan menampilkan busana kain tenun hasil karya perancang lokal Sultra di ajang bergensi tingkat nasional, Indonesia Fashion Swho Week.

“Insya Allah, April 2022 kegiatannya. Busananya, saat ini sementara dalam proses desain,” kata Ketua Dekranasda Muna, Yanti Setiawati Rusman, Sabtu (12/2/2022).


Menurut istri Bupati Muna, LM Rusman Emba itu, momen di mana presiden mengenakan pakaian dari tenun Masalili, selain sebagai sebuah pencapaian, hal itu jangan lantas dijadikan sebagai euforia semata.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Muna di mana pun berada untuk menjadikan dirinya masing-masing sebagai duta tenun dengan cara mencintai dan bangga mengenakan busana tenun dalam berbagai kesempatan.

“Ibaratnya presiden, ketua MPR dan petinggi negara saja sudah mau memakai tenun Masalili, apalagi kita masyarakat Muna sebagai daerah penghasil tenun,” terangnya.

Baca Juga: Lantik 23 Kades, Bupati Buton Sebut Gaji Mereka Tertinggi di Sultra

Dekranasda, lanjut ibu satu anak itu, telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna  terkait penggunaan tenun setiap hari Kamis pada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seragam sekolah dengan sentuhan tenun.

“Alhamudillah, sudah lama berjalan (penggunaan tenun),” katanya.

Sebagai bukti Dekranasda tidak henti-hentinya mempromosikan tenun adalah secara rutin setiap tahun mengadakan event fashion show setiap dengan melibatkan peserta mulai TK, SD, SMP, SMA umum, organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.

Baca Juga: Dicari Orang Hilang dari Reok Manggarai, Ada Tahi Lalat di Bawah Hidung

“Saya kira bisa dilihat perkembangan minat dan atensi masyarakat untuk mengenakan tenun cukup pesat dalam 5 tahun terakhir. Bila dulu tenun dipakai untuk di kantor, saat ini di pesta dan berbagai acara lain telah lazim masyarakat memakai busana dari tenun,” ungkapnya. (C)

Reporter: Sunaryo

Editor: Kardin

Leave a Reply

Your email address will not be published.