Pendanaan yang diraih startup pertanian, Eragano, akan dialokasikan untuk perbaikan produk, akselerasi teknologi, dan pengembangan marketplace.

Satu lagi startup pertanian Indonesia kembali mendapatkan aliran investasi, yakni Eragano, yang mendapatkan pendanaan dari East Ventures. Sebelumnya, East Ventures juga baru saja memberikan suntikan dana kepada iGrow, startup yang juga sama-sama bergerak di bidang pertanian.

Hal ini mungkin menandakan bahwa eksistensi startup pertanian semakin menarik perhatian bagi para pemberi modal. Namun demikian, jumlah dana yang didapatkan oleh Eragano dari East Ventures tidak diberitahukan.

Dikabarkan bahwa dana tersebut yang diraih oleh Eragano, akan digunakan untuk perbaikan produk, akselerasi teknologi, dan pengembangan marketplace, agar siap menghadapi musim panen mendatang.

Selain itu, adanya tambahan dana segar untuk Eragano, diharapkan akan semakin memperkuat peran positif mereka di bidang pertanian terutama membantu petani. Eragano sendiri dibuat dengan bertujuan membantu petani kecil, yang selalu ditekan oleh rentenir dengan tengkulak.

Ke depannya, Eragano dirancang untuk terus membantu petani kecil di Indonesia, untuk meningkatkan taraf kehidupan. Sekaligus menghindari kerugian dari gagal panen dan tak mendapatkan pinjaman mikro.

Lewat Eragano, para petani juga bisa menjual hasil pertanian kepada konsumen, hotel, dan restoran dalam jumlah besar. Sehingga, petani bisa mendapatkan uang lebih banyak, dan bertemu langsung dengan konsumen mereka. Mereka juga bisa menjual hasil pertanian melalui online marketplace.

Saat ini, Eragano sudah memiliki  38 petani yang menggunakan aplikasi mereka di Pangalengan dan Lembang, Jawa Barat. Lebih lanjut, Eragano juga telah menjalin kerjasama di sektor pertanian dengan pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan petani seluruh Indonesia. (AP/DI)