Joe Biden Depak Kroni-kroni Putin dari Sistem Keuangan AS


Jakarta

Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan sanksi baru terhadap oligarki Rusia, sebagai upaya terbaru untuk menekan Presiden Vladimir Putin saat invasinya ke Ukraina berlanjut.

Hukuman baru akan menargetkan anggota elit Rusia, keluarga mereka dan rekan dekat, mencoret mereka dari sistem keuangan AS.

“Tujuannya adalah untuk memaksimalkan dampak pada Putin,” kata Presiden AS Joe Biden disadur detikcom dari BBC, Jumat (4/3/2022).

Dmitry Peskov, sekretaris pers Putin, termasuk di antara mereka yang ditargetkan dalam sanksi terbaru.

Peskov sudah disetujui oleh Uni Eropa, dan sekarang bergabung dengan daftar delapan oligarki dan hampir dua lusin anggota keluarga dan rekan mereka yang asetnya di AS akan dibekukan, dan properti mereka di Amerika diblokir dari penggunaan.

Sebanyak 19 oligarki lainnya termasuk sekutu Putin, Alisher Burhanovich dan 47 anggota keluarga mereka akan menghadapi pembatasan visa AS.

“Orang-orang ini telah memperkaya diri mereka sendiri dengan mengorbankan rakyat Rusia,” kata Gedung Putih, Kamis.

“Kami akan terus bekerja dengan sekutu dan mitra kami untuk meminta pertanggungjawaban oligarki Rusia dan para pemimpin korup yang mendapat untung dari rezim kekerasan ini,” sambung Gedung Putih.

Awal pekan ini, Biden telah berjanji untuk mengejar oligarki Rusia yang telah mencuri miliaran dolar dari rezim yang kejam. Itu dia sampaikan ketika berbicara tentang krisis Ukraina di pidato kenegaraannya.

Pada hari Kamis, Biden mengatakan sanksi yang ada dilakukan dengan sekutu Barat, seperti memblokir Rusia dari sistem pembayaran internasional SWIFT dan pembatasan terhadap bank sentral Rusia, sudah memiliki dampak yang dalam.

Inggris juga mengumumkan sanksi lebih lanjut terhadap dua oligarki Rusia pada hari Kamis.

(hal/eds)

Leave a Reply

Your email address will not be published.