Amazing! Saham ‘Rakyat Jelata’ Jadi Top Gainer di Pekan Ini


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat 1,25% sepanjang pekan ini ke 6.815,607. Bursa kebanggaan Tanah Air bahkan 3 kali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Rekor tertinggi sepanjang masa pertama kali dicetak pada Senin (7/2) di 6.806,730, kemudian pecah lagi sehari setelahnya pecah lagi di 6.860,750. Rekor tersebut kembali dilewati pada Kamis lalu hingga ke 6.874,351 yang menjadi rekor tertinggi saat ini, sebelum akhirnya terkoreksi.

Saat IHSG menanjak beberapa saham tentunya membukukan penguatan tajam dan menjadi top gainers di pekan ini. Yang menarik, 3 saham teratas merupakan saham di bawah cepek (Rp 100/saham).

PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) menjadi juara di pekan ini. Pada pekan lalu, saham IATA berada di level Rp 74/saham sementara di penutupan pekan ini di Rp 161/saham, artinya melesat lebih dari 117%.

Lonjakan harga emiten pengangkutan udara milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo ini terjadi setelah mengubah fokus bisnis ke bidang investasi dan perusahaan induk, hal tersebut diungkapkan dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (8/2).

Manajemen IATA mengatakan alasan dari rencana perubahan kegiatan usaha tersebut sejalan dengan strategi dan upaya perseroan untuk meningkatkan kinerja serta mendorong pertumbuhan kinerja perseroan secara berkelanjutan dan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham di masa mendatang.

Kemudian diurutan kedua ada PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) yang melesat lebih dari 79% ke Rp 120/saham dari pekan lalu Rp 67/saham.

Kenaikan ini berbanding terbalik dengan kinerja keuangan perusahaan yang masih tertekan hingga kuartal ketiga tahun lalu.

Dalam laporan keuangan teranyar, meski gagal mencetak laba, Gozco memang tercatat berhasil memangkas rugi bersih di tengah tumbuhnya penjualan dan pendapatan perusahaan. Sebagai informasi, terakhir kali Gozco mencatatkan laba bersih tahunan (full year) adalah sekitar 7 tahun silam atau pada 2014.

Melengkapi tiga besar ada PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI). Harga saham emiten yang bergerak di sektor pertambangan ini pada pekan lalu berada di levl Rp 50/saham dan di pekan ini menguat 50% ke Rp 75/saham.

Berikut daftar top gainers di pekan ini.


Sementara itu, PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT) yang pada pekan lalu menjadi runner up saham dengan kinerja terbaik malah menjadi top loser di pekan ini. BAUT merosot 25,23% ke Rp 160/saham di pekan ini.

Perusahaan yang memproduksi mur dan baut asal Tangerang, ini mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 28 Januari 2022.

Perseroan menjadi emiten ke-5 yang tercatat di BEI pada tahun ini dengan melepas sebanyak 1,45 miliar saham atau setara 30,21% saham yang dilepas ke publik.

Berikut emiten-emiten yang top losers di pekan ini.


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)



Leave a Reply

Your email address will not be published.