Harga Bitcoin Lesu Tersengat Sentimen The Fed


Sebelumnya, harga bitcoin, ethereum dan kripto jajaran teratas terlihat alami penurunan yang serentak pada Jumat pagi, 11 Februari 2022. Mayoritas kripto jajaran teratas melemah dalam perdagangan pagi ini.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah sebesar 2,28 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, dalam sepekan BTC masih menguat sebesar 16,81 persen.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 43.824,57 per koin atau setara Rp 628,7 juta (asumsi kurs Rp 14.347 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) sebagai kripto terbesar kedua melemah. Dalam 24 jam terakhir, ETH melemah sebesar 4,00 persen. Namun, dalam sepekan ETH masih menguat sebesar 16,99 persen. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 3.113,14 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) pagi ini terlihat kembali melemah setelah kemarin sempat menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB melemah sebesar 1,01 persen. Akan tetapi, dalam sepekan BNB masih menguat sebesar 13,15 persen. Hal itu membuat BNB berada di level USD 418,50 per koin. 

Adapun, Cardano (ADA) juga ikut melemah pada Jumat, 11 Februari 2022 setelah kemarin menguat. ADA melemah dalam 24 jam terakhir sebesar 3.02 persen, tetapi masih menguat sebesar 10,41 persen dalam sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 1,17 per koin.

Sedangkan, Solana (SOL) juga mengikuti kripto yang berada di atasnya dengan melemah dalam 24 jam terakhir sebesar 5,53 persen. Namun dalam sepekan menguat  7,12 persen. Saat ini, harga SOL berada di level USD 108,12 per koin.

Stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD coin (USDC), tidak menunjukkan pergerakan harga yang signifikan dalam 24 jam terakhir. Saat ini USD berada di level USD 1,00, tetapi USDC masih belum kembali ke harga awalnya, dan masih tertahan di USD 0,9997.

Leave a Reply

Your email address will not be published.