Bekraf Creative Labs bekerjasama dengan Fakultas Seni Rupa IKJ mendukung karya animasi dan mode dari generasi muda di Animakini X Ciffest 2018.

Animakini X CifFest 2018 telah sukses digelar selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 20-22 September 2018 lalu, dengan rangkaian acara seperti pemutaran film, bincang-bincang animasi, master class, seminar akademik animasi, kompetisi animasi, dan ditutup dengan animation & fashion performance hasil kolaborasi dari Animakini dan Ciffest.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Creative Labs dan Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menggelar Animasi Cikini atau Animasi Terkini (Animakini) yang telah diselenggarakan sejak tahun 2017, dan acara ini digelar secara berkelanjutan setiap tahunnya sebagai sebuah forum untuk berbagi pengetahuan antara pelaku ekosistem animasi agar dapat mendorong langkah yang dibutuhkan ketika membuat program kolaborasi yang efektif, sehingga mencapai tujuan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi kreatif dari sub sektor animasi.

Via. Doc Pribadi
Foto: Dok. Hitsss.com

 

Dengan mengusung tema “Bangga Menggunakan Karya Anak Negeri”, Animakini 2018 mempersembahkan hasil kolaborasi dengan Ciffest 2018. Melalui sinergi subsektor animasi dan mode ini, diharapkan menjadi ajang yang saling melengkapi dalam karya pameran dan pagelaran antara produk mode.

Hal ini juga berhubungan dengan kain dan produk animasi yang terkait dengan karakter, gerak, dan pencahayaan, sehingga tercipta inovasi baru dengan menggabungkan unsur budaya urban dan membawa tema tentang kebanggaan menggunakan produk lokal yang unggul dan memiliki ciri khusus.

IKJ ditunjuk sebagai tim pengusung strategi dan roadmap subsektor animasi oleh Bekraf Creative Labs untuk menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pusat unggulan animasi. Salah satu kegiatan lanjutan yang dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan grand strategy dan roadmap adalah dengan adanya Ciffest.

Ciffest sendiri merupakan forum atau temu pelaku ekonomi kreatif fashion untuk mensinergikan kolaborasi dan komunikasi yang dapat meningkatkan jejaring kerjasama, produktivitas dan kompetensi ekonomi kreatif fashion di Indonesia. Ciffest fokus pada penguatan fondasi dalam strategi pengembangan industri mode yang mengacu pada kekayaan budaya lokal untuk mencapai cita-cita bersama, yaitu menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat mode dunia.

Konsep kekuatan lokal diperkuat dengan kepedulian sosial lingkungan serta dipresentasikan melalui ethical dan sustainable fashion. Penerapan juga ditampilkan melalui busana muslim dalam kaitannya menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat mode dunia.

Direktur Riset dan Pengembangan Bekraf, Dr. Ir. Wawan Risiawan, M.M mengatakan, tujuan Ciffest diharapkan dapat menjadi prakarsa strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif fashion di lini rantai nilai kreasi, produksi dan konservasi. Aspek kekinian dan kreativitas akan lekat dan menjiwai dalam luaran Ciffest yang berupa data, karya, temuan riset dan kepakaran. Pentahelix mode (pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas dan media) dapat memetik manfaat dari luaran Ciffest sebagai sumber inspirasi dan pengetahuan bagi pengembangan fashion domestik dan global di masa depan.

Via. Doc Pribadi
Foto: Dok. Hitsss.com

Animation & fashion performance menjadi acara penutup dari rangkaian acara ini, yakni pada Sabtu (22/09/2018), yang telah digelar selama tiga hari berturut-turut. Berbagai kemeriahan fashion show, sukses membawa penonton hanyut dalam acara. IKJ, Binus Northumbria School of Design (BNSD), ESMOD Jakarta, dan lain sebagainya hadir untuk mengisi kemeriahan fashion show. (JU)