Seiring kemajuan revolusi teknologi informasi, kini banyak perusahaan yang memanfaatkan artificial intelligence dan machine learning untuk meningkatkan kualitas bisnis. Berikut ulasannya.

 Di era teknologi ini, penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta teknologi machine learning kini banyak diadopsi para penggiat teknologi, bahkan mereka bersaing untuk dapat mengeksplorasi teknologi canggih ini. Tak heran jika dua teknologi yang kerap disebut sebagai “the next big thing” ini, diterapkan juga  beberapa perusahaan besar untuk keperluan bisnis mereka.

Terbukti,  artificial intelligence dan machine learning telah mengubah cara bisnis untuk berinteraksi dengan konsumen sekaligus menghadirkan pengalaman lebih menyenangkan bagi konsumen. Yuk intip beberapa perusahaan yang berhasil memanfaatkan kedua teknologi terbaru tersebut dalam bisnis mereka!

Netfix

netflix-2705725_960_720Netflix merekomendasikan Black Mirror atau serial film lain pada penonton dengan memanfaatkan data perilaku pengguna mereka. Netflix juga menggunakan algoritma khusus berupa Dynamic Optimizer untuk menganalisis setiap frame dalam setiap tayangan yang ditonton audience, sehingga kualitas dan kecepatan tayangan yang disajikan Netflix maksimal. Dengan adanya teknologi ini, Netflix mampu meraih keuntungan hingga Rp14,2 triliun per tahun, karena dirasa mampu memberi konten tepat pada penggunanya.

Baca halaman selanjutnya: Baidu…