Klausa barang dan salah beli

Lalu barang apa saja yang boleh dititipkan? Dalam hal ini, Anton pun telah membuat sebuah klausa. Menurutnya, barang yang tidak terlalu mahal dan besar, sebaiknya menjadi pilihan. Hal ini untuk menghindari hal-hal buruk yang tidak diinginkan terjadi.

Namun sejauh ini, barang paling mahal apa yang pernah menjadi titipan? Ia mengisahkan, “Paling mahal yang pernah kami terima ialah iPhone. Kami sebenarnya tidak merekomendasikan hal ini, karena berhubungan dengan jumlah bea yang perlu dibayar saat masuk ke Indonesia. Begitu juga sebaliknya,” katanya.

Lalu bagaimana jika terdapat kasus barang salah beli? Neetip pun tidak menutup mata terhadap hal ini. Menurutnya, selalu ada solusi untuk kedua belah pihak.

Yang pertama, dengan memeriksa chat history yang terjadi antara tipper dengan helper. Jika yang terjadi salah beli di penitip, maka barang akan dibantu dijual melalui marketplace online, seperti Tokopedia, dan lainnya.

Namun jika kesalahan terdapat yang dititipkan, maka uang akan kembali dengan dipotong sebesar Rp 10 ribu, sebagai biaya administrasi bagi Neetip. “Selalu ada solusi bagi kedua belah pihak, agar kasus-kasus tersebut bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Baca halaman selanjutnya: Rencana dan visi ke depan…