Seiring meningkatnya iklim kompetisi antar situs ecommerce di Indonesia, strategi pemasaran pun dituntut semakin kreatif dan variatif. Sebagai pemain di ranah digital, telah umum ditemui situs-situs ecommerce wara-wiri di berbagai channel pemasaran online, seperti media sosial, forum, iklan berbayar, dan masih banyak lagi.

Namun lebih dari itu, O2O alias online to offline adalah metode pemasaran yang tengah hangat saat ini di kalangan online retailers. Seperti yang diaplikasikan oleh ecommerce mode Zalora Indonesia. Selain melayani konsumen dengan platform online, Zalora pun mencanangkan beberapa strategi pemasaran jalur offline. Sebagai contoh, Zalora membuka pop-up store di Kota Kasablanka pada Desember 2014 lalu.

The Zalora Shop (Dok. Zalora)
The Zalora Shop (Dok. Zalora)

Pop-up store bernama The Zalora Shop ini, menjadi pertama kalinya digital pop-up store diluncurkan di Indonesia, dan terhitung kedua kalinya bagi Zalora di Asia Tenggara yang dibuka perdana di Singapura. The Zalora Shop memungkinkan konsumen memeriksa detail dan mencoba langsung produk mode yang ingin dibeli. Namun dengan tidak menghilangkan esensi belanja online, pemesanan produk tetap dilakukan melalui situs Zalora.

The Zalora Shop (Dok. Zalora)
The Zalora Shop (Dok. Zalora)

Menjadi praktis karena setelah mencoba produk yang diinginkan, konsumen tidak perlu berat-berat membawa tas belanja mereka, sebab pesanan akan diantar ke rumah konsumen. Pop-up store ini pun menjadi sebuah pengalaman berbelanja yang menambah nilai plus bagi konsumen, khususnya menjawab kebutuhan para penggemar belanja online yang ingin memastikan kualitas barang, sebelum melakukan pembelian.

Dok. Zalora Indonesia
Dok. Zalora Indonesia

Selain membuka pop-up store, di berbagai negara juga Zalora memiliki Brand Ambassador Program (BAP), yang telah berlangsung selama lebih dari setahun. Program afiliasi Zalora terhadap individu ini bertujuan untuk memperkenalkan Zalora, sekaligus mengedukasi cara belanja online kepada pelanggan yang belum pernah tahu atau berinteraksi dengan Zalora. Seorang BAP pun dapat memberikan penawaran belanja spesial kepada konsumen yang baru pertama kali belanja di Zalora.

Fungsi lebih dari adanya BAP adalah untuk menjaga engagement antara Zalora dengan konsumen yang selalu setia. Oleh karena itu, seorang BAP dipastikan selalu mendapatkan berita dan informasi terbaru tentang Zalora.

Anthony Fung, CEO Zalora Indonesia, menerangkan kepada Hitsss bahwa sampai saat ini Zalora Indonesia sendiri memiliki kurang lebih 30 ribu BAP yang tersebar di seluruh Indonesia. “Selain memasarkan Zalora, mereka juga memperoleh revenue dari kegiatan mereka sebagai seorang BAP,” ungkap Anthony.

Anthony Fung, CEO Zalora Indonesia. (Dok. Zalora Indonesia)
Anthony Fung, CEO Zalora Indonesia. (Dok. Zalora Indonesia)

Anthony mengungkapkan, rata-rata revenue yang diperoleh seorang BAP sebesar Rp 500 ribu per bulannya. Sementara untuk top achiever, bisa menghasilkan hingga rata-rata Rp 30 juta per bulan, dengan merekomendasikan Zalora kepada konsumen yang potensial.

Tentu saja ada beberapa hal yang harus dilakukan BAP. Mereka yang telah memberikan permohonan BAP, dan telah disetujui oleh Zalora akan memperoleh kode voucher BAP yang dapat dibagikan ke berbagai konsumen yang berpotensi menjadi pelanggan Zalora.

Caranya bisa bermacam-macam, bisa dibagikan kepada kerabat atau keluarga, hingga melalui akun media sosial mereka dengan memberikan konten yang kreatif. Apabila hal ini dapat dilakukan secara konsisten, maka mereka akan memerolah hasil yang maksimal juga.

Brand Ambassador Program Zalora Indonesia mengadakan kompetisi untuk para BAP. (Dok. Zalora Indonesia)
Brand Ambassador Program Zalora Indonesia mengadakan kompetisi untuk para BAP. (Dok. Zalora Indonesia)

Mulai 20 oktober 2015 lalu, Zalora mengadakan promo menarik kepada para BAP, dengan tajuk ‘Share & Win Contest’. Hanya dengan mendapatkan minimal dua konsumen baru selama periode kampanye, mengikuti akun Twitter dan Instagram Zalora, serta berbagi pengalaman tentang mendapatkan konsumen Zalora di akun Twitter dan Instagram. Zalora akan memilih enam orang BAP terbaik, yang memperoleh masing-masing store credit Rp 500 ribu. Kompetisi ini berlangsung hingga 29 Oktober 2015 mendatang.

Diakui Anthony, pemasaran menggunakan BAP tersebut sebagai penyeimbang, karena Zalora tetap berfokus pada strategi pemasaran online. “Selain pop-up store dan BAP, Zalora juga bekerja sama dengan berbagai mitra merek ternama, mulai dari provider telekomunikasi hingga bank, yang dapat memberikan penawaran khusus kepada konsumen. Kompetisi di media sosial dengan hadiah menarik dan menjadi bagian dalam acara mode ternama, juga merupakan cara-cara lain untuk memasarkan Zalora dan meningkatkan brand awareness di industri mode Indonesia,” ungkap Anthony. (KA)