Young on Top (YOT), sebuah komunitas yang lahir dari buku berjudul sama yang ditulis oleh Billy Boen telah mencapai usia 9 tahun. YOT terus berkembang hanya sebuah komunitas tapi juga menjadi sebuah perusahaan, yakni PT YOT Inspirasi Nusantara, yang tetap bervisi pada membangun generasi muda yang lebih kuat untuk Indonesia.

Pada perayaan ulang tahun YOT yang ke-9, diadakan talkshow bertema “Success with Community” yang berlangsung di Atrium SQ-Dome, Jakarta (21/4). Beberapa pembicara hadir dalam acara itu, di antaranya Billy Boen (founder Young on Top), Bayu Janitra (CEO Top Karir Indonesia), Riki Sonjaya (GM Young on Top), dan Gunawan Susanto (komisaris Young on Top).

Billy menceritakan kilas balik berdirinya komunitas ini. Young on Top lahir dari sebuah buku yang ia tulis tahun 2009. Ia merasa bahwa dampak dari bukunya tidak hanya sekadar menjadi best seller, tapi juga punya dampak yang lebih luas lagi, yakni mengubah hidup banyak anak muda. Karena itu ia merasa perlu membentuk sebuah wadah yang bertujuan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk mencapai kesuksesan di usia muda.

“Saya resign dari perusahaan saya karena saya ingin punya banyak waktu dengan anak-anak muda ini. Wadah ini cocok dengan purpose saya yang ingin lebih banyak berbagi. Purpose inilah yang ingin saya lakukan seumur hidup saya.” ujar Billy yang dulunya pernah menjabat sebagai  General Manager Oakley Indonesia di usia 26 tahun dan Head of F & B Division MRA Group.

Gunawan Susanto, yang kini menjadi mentor dan komisaris PT YOT Inspirasi Indonesia, sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur di IBM Indonesia. “Saya senang bertemu anak-anak muda yang passionate ingin meraih sukses dan tahu apa yang mereka mau untuk masa depan mereka. Menyenangkan sekali menjadi mentor dari anak-anak muda yang penuh semangat dan tujuan seperti itu.” ujarnya.

Foto: Aprillia Ramadhina
Foto: Aprillia Ramadhina

Komunitas tidak hanya sebagai ajang untuk saling berbagi, tapi juga membangun dan memperluas network. “Dengan kita punya banyak teman dan jaringan yang kuat, jalan menuju kesuksesan akan lebih mudah.” lanjut Billy.

Bayu Janitra, CEO Top Karir Indonesia juga menekankan pentingnya bergabung di komunitas. Karena di sinilah kemampuan berjejaring benar-benar diasah. “Di sekolah kita nggak diajarin networking, padahal itu salah satu kompetensi dasar yang penting dalam berkarir maupun berbisnis.”

Dalam sebuah komunitas, anak-anak muda ini juga belajar soft skill, terutama persoalan attitude atau bersikap. “Attitude itu yang merangkum YOT, karena di situlah terlihat seperti apa karakter seseorang. Karakter bukan hanya tentang passion, tapi juga bagaimana menaruh respek terhadap orang lain.” ungkap Billy.

Riki Sonjaya, GM Young on Top pun mengiyakan, “Sikap itu pondasi utama dan fundamental agar kita bisa mendapatkan apa yang ingin kita capai.” Riki sendiri juga dulunya punya karir yang mapan di sebuah perusahaan swasta, kemudian dia merasa ingin lebih berkontribusi dan bermanfaat, karena itulah ia bergabung di YOT.

Di akhir acara Billy menekankan pentingnya untuk bergabung dengan komunitas. Karena banyaknya manfaat yang bisa dirasakan. “Tapi, pilih-pilihlah sebelum bergabung. Pilih komunitas yang memang bisa membuat diri kamu menjadi lebih baik.” pesan Billy. (AR)