Penulis Alnira dan Sirhayani bagikan tips untuk kamu yang ingin menulis novel tentang bagaimana menciptakan cerita yang memikat, plot yang kuat hingga karakter tokoh yang hidup.

Kamu suka menulis? Atau kamu ingin merintis profesi sebagai penulis dan bercita-cita melahirkan sebuah novel? Alnira, yang telah menulis 9 buku salah satunya novel Friendzone : Lempar Kode Sembunyi Hati (2018) dan dan Sirhayani penulis novel Sandy’s Style (2017), membagikan kiat-kiat menulis novel untuk kamu yang ingin belajar menjadi penulis.

Simak 7 tip menulis dari Alnira dan Sirhayani untuk kamu perlu banyak belajar agar tidak menjadi penulis yang “sekadar” menulis, tapi lebih dari itu menghasilkan tulisan yang bermakna dan bermanfaat bagi pembaca.

1. Buat Cerita yang Akrab dengan Duniamu

Untuk memudahkanmu menulis cerita, buatlah cerita yang memang sudah akrab dengan dunia kamu. Jadi kamu tidak perlu bersusah payah meriset atau justru malah mengarang sesuatu yang mengada-ada jika yang kamu tahu di luar batas pengetahuanmu. Gali hal-hal yang memang dekat dengan kehidupanmu.

Membuat cerita berdasarkan bidang yang sudah akrab dengan kita akan lebih mudah. “Seperti saya misalnya, saya kerja di bank, dan banyak tokoh saya itu yang profesinya sebagai pegawai bank. Untuk permulaan, itu nggak ada salahnya. Karena kamu juga lebih mudah mengembangkan ceritamu,” ujar Alnira.

Atau misalnya kamu masih duduk di bangku sekolah dan kuliah, cobalah buat cerita berdasarkan dunia yang kamu alami. Jika kamu ingin mencoba menulis hal lain, yang di luar kapasitasmu, pastikan kamu punya narasumber.

 

2. Lakukan Riset

Jika kamu belum mengetahui secara detail tentang profesi tertentu yang diperankan oleh tokohmu, dan lokasi yang menjadi setting novelmu, maka kamu harus melakukan riset agar sesuai dengan realitas yang ada.  “Untuk mendalami profesi karaktermu, kamu bisa mencari narasumber untuk membantumu mengulik seluk-beluknya. Karena tulisan yang baik adalah tulisan yang membuat pembaca mendapatkan sesuatu, tidak hanya sekadar hiburan, tapi juga pelajaran yang bisa dipetik tanpa dengan cara yang menggurui,” ujar Alnira.

Bagi Alnira, riset hanya mengandalkan internet saja tidak cukup. Seperti yang ia lakukan misalnya ketika membuat cerita yang tokohnya berprofesi sebagai jaksa atau sebagai pelaut. Ia bertanya kepada narasumber yang memang seharinya bekerja sebagai profesi tersebut agar ia lebih mendapat informasi dan wawasan yang tepat untuk mengembangkan tokohnya.

Next: Perbanyak Menulis dan Membaca