Agate Studio, salah satu perusahaan game ternama yang kian berkembang. Dan sosok sukses di balik itu, Arief Widhiyasa yang menjabat sebagai CEO Agate. Kepada Hitsss Arief Widhiyasa berbagi tip sukses.

Perusahaan yang terbentuk sejak 2007 ini, berawal dari 18 founder yang memiliki passion di bidang gaming. Tak sekedar passion, para pendiri yang kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) juga memiliki tekad kuat bekerja bersama mendirikan perusahaan gaming besar di tanah air.

Keputusan para co-founder yang meyakini bahwa industri gaming akan berkembang pesat kedepannya, ternyata tepat. Terbukti dari beragam kesuksesan dari game yang sudah dikembangkan oleh Agate, seperti Sengoku Ixa, bekerjasama dengan Square Enix. pengembang ternama asal Jepang.

Tak hanya itu, “Kami punya komunitas kuat untuk game Football Saga, kami juga punya fans kuat di luar Indonesia untuk serial game kami Valthirian Arc,” jelas Arief.

Keberhasilan perusahaan yang dipimpin oleh pria kelahiran Denpasar 1987 ini, tentunya pernah merasakan kegagalan. Perusahaan ini bahkan sempat nyaris bangkrut karena tak ada satu pun co-founder yang mengerti mengenai mengelola perusahan. Namun dengan kemauan kuat untuk bangkit dan berkarya, mereka bisa menemukan jalan kesuksesan.

Berawal dari tekad, semangat dan hobi, Agate Studio kini eksis menjadi sebuah perusahaan dengan 65 karyawan yang terbagi dalam 4 divisi besar, yaitu Agate Level Up sebagai tim game consultant untuk B2B, Legion atau Developer, Agate Games untuk B2C, dan Support Clerics. Ratusan game pun telah dibuat, pasarnya tak hanya di dalam negeri, tapi juga merambah ke mancanegara.

Baca halaman selanjutnya: 5 tip sukses ala Arief Widhiyasa….