Terkadang, meski punya banyak pengalaman, tetap saja kamu bisa susah mendapat pekerjaan. Bisa jadi karena 5 hal ini yang menyebabkannya.

Proses mencari pekerjaan bisa jadi sesuatu yang berat. Mungkin kamu sudah mengirimkan banyak lamaran, tapi tidak ada yang sukses. Setelah itu kamu mulai menyalahkan pengaruh luar seperti kondisi ekonomi yang sedang sulit, minimnya lapangan pekerjaan untuk bidang kamu, dan sebagainya.

Pada kenyataannya, mengapa kamu sulit mendapat pekerjaan, tidak selalu karena faktor eksternal. Kemungkinan besar, justru yang bermasalah adalah dirimu sendiri. Tidak selalu karena minim pengalaman. Berikut ini 5 penyebab kamu susah mendapat pekerjaan meski sudah punya banyak pengalaman.

1. Kamu tidak proaktif

Kamu tidak akan mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan jika kamu hanya duduk manis dan menunggu. Pencari kerja yang sukses tahu bahwa mereka butuh proaktif untuk mengejar pekerjaan impian mereka. Kamu harus punya strategi. Jika kamu merasa keterampilanmu kurang, kamu bisa mengambil kursus untuk meningkatkan kemampuanmu. Kamu juga bisa hadir di acara-acara networking yang sesuai dengan bidang kamu.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan American Psychological Association, ada hubungan antara kepribadian yang proaktif dengan kesuksesan karir. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa dengan menjadi proaktif, kamu punya kemampuan untuk mengubah keadaan kamu yang berkaitan dengan mendapat promosi hingga kepuasan karier.

Jika kamu percaya bahwa kamu punya kemampuan untuk mencapai tujuan karier kamu, maka kamu akan mendapatkannya. Tapi jika kamu percaya bahwa semesta berkonspirasi untuk membuatmu tidak berdaya dan tak bisa melakukan apa-apa, maka tak heran kalau kamu masih menjadi pengangguran dan susah mendapat pekerjaan.

2. Kamu overqualified atau underqualified

Apakah pendidikan dan pengalamanmu sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan tempat kamu melamar pekerjaan? Salah satu hal yang membuatmu susah mendapat pekerjaan adalah karena kamu mengincar jabatan atau posisi yang terlalu tinggi yang tentunya tidak sesuai dengan kapasitasmu.

Namun, tidak selalu seperti itu. Bisa jadi kamu justru punya kualifikasi yang jauh lebih tinggi dari posisi yang kamu lamar. Ini juga yang menyebabkanmu susah untuk mendapat pekerjaan. Misalnya, pengalamanmu sudah berada di level manajer. Lowongan yang ada adalah untuk staf. Kemudian karena kamu benar-benar butuh pekerjaan, kamu rela melamar untuk posisi yang berada di tingkat bawah pengalamanmu sebelumnya. Jelas kamu bukan kandidat yang mereka butuhkan.

Perusahaan hanya memilih kandidat yang sesuai dan tepat, tidak yang kualifikasinya kurang, atau pun yang berlebihan. Pastikan kamu juga melamar ke perusahaan yang sesuai dengan harapan dan kemampuan kamu.

Next: Kamu dianggap tidak menyenangkan