Terkadang kita harus bekerja di bawah target dan tekanan yang menuntut hasil maksimal. Beberapa orang mungkin kelimpungan dengan kondisi kerja seperti ini. Tetapi tidak sedikit juga orang yang berhasil beradaptasi dengan banyaknya deadline alias tenggat waktu setiap hari, malah mereka bisa menorehkan prestasi menjadi CEO. Mau tahu bagaimana berhasil menyelesaikan tenggat waktu yang menumpuk setiap hari? Intip tip berikut ini:

Buat road map target yang akan diraih

Road map ini berfungsi sebagai panduan untuk menyelesaikan seluruh tenggat waktu kita. Dimulai dengan menuliskan apa target besar kita, lalu dijabarkan dengan tindakan-tindakan yang mengarah pada prestasi besar kita. Lakukan segalanya berdasarkan tenggat waktu yang dibuat.

Misalnya, kamu ingin mencapai omset satu miliar di bulan ini. Kamu bisa membuat target mingguan untuk meraih omset Rp 250 juta, dan buatlah target harian untuk mencapai target mingguan tersebut. Dengan begitu, kamu tidak terlalu lelah bekerja di akhir bulan untuk memenuhi target besarmu.

Jaga mood supaya stabil dan bahagia untuk bisa produktif

Tahukah kamu bahwa menjaga mood yang baik di pagi hari sangat penting? Dengan menjaga mood positif sejak pagi, kemungkinan kamu akan dapat bekerja dengan tenang setiap hari. Supaya mood kamu selalu baik, usahakan untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.

Lebih baik untuk bangun lebih awal. Dengan begitu kamu punya waktu banyak untuk mempersiapkan kebutuhan hari itu. Berdoa sebelum memulai aktivitas juga disarankan untuk terhindar dari stres, dan membuat kesehatan jiwa lebih terjaga. Jangan lupa untuk selalu tersenyum dan menyapa teman dan rekan kerja, untuk membuat hati bahagia.

Jangan takut bermimpi, dan ingat selalu impian kita

Setiap melakukan sesuatu, pasti kita punya tujuan di baliknya, bukan? Misalnya, kamu ingin sukses berbisnis karena berencana membangun rumah impian, atau ingin membantu finansial orang tua. Dengan selalu mengingat apa yang menjadi tujuan awal kita, maka ketika kita loyo untuk memenuhi tenggat waktu harian, akan memberikan suntikan semangat untuk menyelesaikannya.

Fokus pada tugas, hilangkan berbagai distraksi

Orang yang selalu melihat jam ketika bekerja di bawah tekanan, biasanya tidak akan mengerjakannya dengan maksimal, daripada orang yang lebih fokus pada pekerjaannya. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Bila perlu atur waktu untuk bekerja di tempat sepi, matikan gadget supaya kamu bisa fokus menyelesaikan pekerjaan. Beberapa orang akan lebih lamban bekerja, ketika dibarengi berbincang dengan rekan kerjanya. Tahan keinginan untuk berbincang dengan teman, hingga saat jam istirahat tiba.

Tidak perlu terlalu perfeksionis, namun selalu lakukan yang terbaik

Mengerjakan sesuatu dengan sempurna tentunya itu hal yang bagus. Namun terlalu perfeksionis, terkadang bisa membuat kita terlewat tenggat waktu menyelesaikan pekerjaan. Justru kita tidak perlu terlalu takut dan menghindari kesalahan, namun kita bisa dan perlu belajar dari kesalahan.

Tidak masalah jika ada kesalahan dalam pengerjaan tugas kita, namun yang terpenting selalu lakukan yang terbaik. Jangan lupa untuk cek lagi setiap pekerjaanmu, apakah akhirnya sukses dikerjakan atau tidak. Pada intinya, bekerja di bawah tekanan memang membuat hati berdebar dan berisiko tinggi terhadap stres. Namun jika kita tahu caranya, segalanya bisa diatasi, kok! (Hanum Fauzia)